Jelang Lengser, Anggota DPR Masih Nekat Bentuk PANSUS Ibu Kota Baru

Suasana wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur yang akan menjadi ibu kota baru. (Fuad Muhammad/Kaltim Post/Jawa Pos Group)
Suasana wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur yang akan menjadi ibu kota baru. (Fuad Muhammad/Kaltim Post/Jawa Pos Group)
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

JAKARTA,- Masa kerja DPR periode 2014–2019 kurang dua pekan lagi. Meski demikian, mereka nekat membentuk panitia khusus (pansus) pemindahan ibu kota negara (IKN) kemarin (18/9).

Pansus tersebut dipimpin anggota Fraksi Golkar Zainudin Amali. Pansus yang terdiri atas 30 anggota itu juga menunjuk tiga wakil ketua. Yaitu, Indah Kurnia dari Fraksi PDIP, Rahayu Saraswati dari Fraksi Gerindra, dan Ahmad Bakrie dari Fraksi PAN.

Ketua Pansus Zainudin Amali menyampaikan, pihaknya akan bekerja hingga akhir masa jabatan DPR 2014–2019. Yaitu sampai 30 September. ’’Kami langsung tetapkan agenda yang segera dibahas,’’ kata Zainudin Amali di kompleks parlemen, Jakarta, kemarin.

Ada tiga pokok yang ditetapkan untuk dibahas. Yaitu, terkait dengan sumber pendanaan dan pembiayaan infrastruktur IKN. Berikutnya, tentang rencana lokasi, lahan, dan lingkungan calon ibu kota baru. Terakhir, soal produk regulasi sebagai payung hukum IKN baru. ’’Kementerian-kementerian terkait sudah kami surati untuk pembahasan,’’ papar ketua Komisi II DPR itu.

Selain pemerintah pusat, DPR akan mengundang dua pemerintah daerah. Yaitu, Pemprov DKI Jakarta sebagai daerah yang ditinggalkan dan Pemprov Kalimantan Timur (Kaltim) sebagai daerah ibu kota baru yang dituju. ’’Semua harus diajak bicara,’’ papar anggota DPR dari dapil Madura itu. (jp)

  • Dipublish : 19 September 2019
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami