Jelang Pergantian Tahun, Polisi Sita Petasan dan Kembang Api

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram

SERANG – Jelang pergantian tahun, aparat kepolisian dari Sektor Ciruas menyita petasan dan kembang dari pegadang, Jumat (27/12). Penyitaan petasan dan kembang api tersebut dilakukan karena dikhawatirkan mengganggu masyarakat.

“Kami lakukan tindakan tersebut (penyitaan-red) karena dikhawatirkan mengganggu masyarakat. Menyambut atau merayakan pergantian tahun tidak diperkenankan menjual atau menggunakan petasan atau kembang api,” kata Kapolsek Ciruas Komisaris Polisi (Kompol) Sukirno.

Puluhan kembang api dan petasan tersebut disita di sejumlah tempat di wilayah hukum Polsek Ciruas. Polisi akan melakukan operasi penertiban terhadap pedagang yang masih kedapatan menjual peledak ringan tersebut. “Petasan dan kembang api tersebut sudah kami musnahkan dengan cara direndam dengan air,” kata mantan Kanit Tipikor Ditreskrimsus Polda Banten tersebut.

Kapolres Serang Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Indra Gunawan mengatakan penertiban terhadap kembang api dan petasan merupakan intruksinya. Hal tersebut dilakukan agar pelaksanaan malam pergantian tahun berjalan aman, nyaman dan tenteram.

“Ini (penertiban-red) intruksi dari pimpinan. Saya telah menginstruksikan kepada polsek jajaran agar melakukan operasi petasan di wilayahnya masing-masing. Jika nantinya ada warga yang masih nekat untuk menjual petasan, maka pihaknya akan melakukan penertiban dan pembinaan terhadap para penjual petasan,” kata Indra.

Pada malam tahun baru, masyarakat dihimbau untuk tidak melakukan arak-arakan kendaraan apalagi, pesta minum-minuman keras. “Lebih baik kita intropeksi dan bermuhasabah, seperti, berdzikir maupun berdoa bersama,” ucap Indra

Dalam tugas pengamanan Natal dan Tahun Baru, Polres Serang mengerahkan 460 personel gabungan. Ratusan personel tersebut berasal dari Polres Serang, Kodim 0602, instansi terkait serta pramukan. Para personil tersebut akan bertugas selama 10 hari mulai tanggal 23 Desember 2019 hingga tanggal 1 Januari 2020 di pos-pos yang telah disiapkan. “Tugas dari personil gabungan ini untuk memberikan pelayanan di 1 Posko, 6 Pospam, 1 Pos Pelayanan dan Pos Gatur pada jalur yang akan dilintasi para pemudik dan wisatawan,” tutur Indra.

(fin)

 

  • Dipublish : 28 Desember 2019
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami