Jelang Sahur, BNN Tembak Mati Pembawa 89 Kg Sabu

Kendaraan pengangkut sayuran ini juga membawa sabu seberat 89 kg FOTO: HERMAN/BKM
Kendaraan pengangkut sayuran ini juga membawa sabu seberat 89 kg FOTO: HERMAN/BKM
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram

BONE – Minggu (18/4) pukul 03.15 Wita. Sebagian warga tengah bersiap santap sahur untuk menunaikan ibadah puasa. Tetiba terdengar suara tembakan beberapa kali. Berasal dari jalanan di depan pintu gerbang masuk Pelabuhan Bajoe, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kabupaten Bone.

”Saya sedang makan sahur. Tiba-tiba terdengar suara tembakan beberapa kali. Kemudian saya keluar. Ada orang yang sedang dikejar,” ujar Ahmad, seorang warga setempat kepada BKM, kemarin.

Belakangan diketahui, suara tembakan berasal dari personel Badan Narkotika Nasional Pusat (BNNP). Sementara orang yang dikejar menjelang sahur itu merupakan terduga komplotan pengedar narkotika. Jumlahnya tiga orang, masing-masing dua laki-laki dan satu perempuan. Satu di antaranya tertembus peluru aparat hingga meregang nyawa dan meninggal di rumah sakit.

Baca Juga: plt gubernur sulsel: mari mencegah pemahaman radikal

Dijelaskan Ahmad, terduga pelaku menggunakan mobil pick up memuat sayur-sayuran yang dibungkus dalam karung. Pelaku diduga menyembunyikan narkotika jenis sabu di dalam karung sayuran.

Informasi yang berhasil dihimpun, saat penangkapan berlangsung, terdapat tujuh mobil petugas yang mengepung mobil pelaku. Sebagian datang dari belakang. Sebagian lagi datang dari depan. Selanjutnya salah satu mobil petugas langsung mengadang kendaraan pelaku tepat pada palang pintu masuk pelabuhan Bajoe.

“Pas kami keluar dari rumah, semua disuruh masuk ke dalam rumah kembali. Sata sempat lihat satu orang ditangkap tidak jauh dari mobilnya. Kemudian satu orang laki laki berlari ke kolong rumah warga. Sementara yang perempuan hanya tinggal di dalam mobil,” tambah Ahmad.
Sementara warga lain bernama Kahar, mengatakan bahwa dia sempat melihat salah satu terduga pelaku yang dikejar oleh beberapa petugas kemudian lari masuk ke kolong rumah warga. Tidak lama berselang, terdengar beberapa kali suara tembakan.

“Saya sempat mendengarkan suara tembakan beberapa kali. Sepertinya tembakan peringatan. Kemudian tidak lama setelah itu saya melihat seorang laki-laki yang dibawa keluar dari kolong rumah dan sudah tidak sadarkan diri,” ucap Kahar.
Kepala BNN Kabupaten Bone AKBP Ismail Husain yang dikonfirmasi, membenarkan penangkapan tersebut. Namun hingga saat dia belum bisa memberikan penjelasan lebih detail, karena yang melakukan penangkapan adalah pihak BNN Pusat.

“Iya, memang benar ada penangkapan di wilayah saya. Tapi itu langsung dari BNN pusat. Saat ini tim masih pengembangan di lapangan,” kata Ismail. Dari hasil pemeriksaan barang bukti, tercatat ada 89 kilogram sabu yang dibawa di atas mobil oleh terduga pelaku. Barang haram tersebut kini telah diamankan.

Sesaat setelah mendapat tindakan tegas aparat, sosok lelaki yang tertembak di kolong rumah warga langsung dievakuasi ke Rumah Sakit M Yasin, Watampone. Pihak keluarga ditunggu untuk mengambil jenazahnya. Sementara satu unit mobil bak terbuka berwarna putih bernomor polisi DP 3794 DE diamankan di kantor BNN Kabupaten Bone. Kendaraan tersebut tampak ditutup dengan terpal berwarna biru dan di atasnya masih terdapat saturan yang tersimpan dalam karung.(her/bkm)

  • Dipublish : 19 April 2021
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami