Jelang Tahun Baru, Penertiban Anjal dan Gepeng Dimassifkan

ist PENERTIBAN--Pemerintah Kota Makassar cukup massif melakukan penertiban anjal dan gepeng serta peminta-minta sumbangan. Pemkot Makassar memprogramkan Zero Anjal dan Gepeng
ist PENERTIBAN--Pemerintah Kota Makassar cukup massif melakukan penertiban anjal dan gepeng serta peminta-minta sumbangan. Pemkot Makassar memprogramkan Zero Anjal dan Gepeng
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Jaringanmedia.co.id –Pemerintah Kota Makassar cukup massif melakukan penertiban anak jalanan, gelandangan dan pengemis (anjal dan gepeng).

Dalam beberapa bulan ini, melalui program Zero Anjal dan Gepeng, keberadaan mereka di jalan-jalan protokol menurun drastis. Pasalnya, hampir setiap hari, dinas sosial bersama satpol PP melakukan penertiban.

Namun sayang, jelang pergantian tahun ini, kehadiran anjal dan gepeng kembali marak. Khususnya di sejumlah ruas jalan protokol dan di perempatan lampu merah.

Selain itu, mereka juga kerap berjalan menyusuri warkop dan terang-terangan meminta uang kepada pengunjung.

Menanggapi kondisi tersebut, Plt Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Makassar, Muhyiddin Mustaqim, mengaku, masih terus melakukan pengawasan terhadap keberadaan anjal gepeng di Kota Makassar. Tim Zero Anjal disebutnya masih terus berpatroli.

Bahkan kata Muhyiddin, saat ini tim gabungan yang terdiri dari dinsos dan satpol PP Kota Makassar juga tengah fokus melakukan razia pekerja seks komersial (PSK) atau prostitusi. Sehingga tidak lagi terlalu masif mengawasi keberadaan anjal gepeng.

“Kita tetap beroperasi melakukan pengawasan apalagi menjelang akhir tahun ini. Cuma kan ini tim sama dengan Satgas Raika, jadi selain mengawasi anjal gepeng juga prokes dan lain-lain,” kata Muhyiddin.

Kendati begitu, dia tak menampik memang masih ada sejumlah ruas jalan yang kini kembali dijadikan lokasi strategis bagi anjal gepeng. Makannya ia akan tetap melakukan pemantauan menjelang akhir tahun ini.

Apalagi biasanya pada perayaan natal dan tahun baru (Nataru) kerap dijadikan momentum bagi anjal gepeng untuk mengais rupiah. Bahkan banyak juga yang datang dari daerah-daerah tetangga Kota Makassar.

“Sampai akhir tahun ini kita akan tetap awasi dan tim tetap jalan. Banyak yang sudah kita razia itu. Intinya kita jalan terus,” tandasnya.

Sementara itu, Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto, telah menegaskan keberadaan anjal gepeng di Kota Makssar memang perlu menjadi perhatian. Makanya ia meminta ada program khusus untuk menuntaskan persoalan tersebut.

“Anjal gepeng itu adalah tugas kita bersama. Mereka ada tentu karena suatu alasan. Tapi kita juga tidak bisa biarkan karena ada juga yang menjadikannya sebagai pekerjaan,” pungkasnya. (bkm/jm)

  • Dipublish : 30 Desember 2021
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami