Jerman Memalukan dan Mengecewakan, Joachim Loew Janji Berbenah

Ekspresi kecewa bek timnas Jerman Mats Hummels (kanan) setelah timnya kemasukan gol lawan Prancis dalam pertandingan Piala Eropa EURO 2020 di Allianz Arena, Munich, Jerman pada 15 Juni 2021. (Matthias Hangst / POOL / AFP)
Ekspresi kecewa bek timnas Jerman Mats Hummels (kanan) setelah timnya kemasukan gol lawan Prancis dalam pertandingan Piala Eropa EURO 2020 di Allianz Arena, Munich, Jerman pada 15 Juni 2021. (Matthias Hangst / POOL / AFP)
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

JaringanMedia.co.id – Pelatih tim nasional (timnas) Jerman, Joachim Loew berjanji akan membenahi masalah penampilan timnya setelah dikalahkan Prancis 0-1 dalam pertandingan pembuka Euro 2020 Grup F, Rabu (16/6) WIB dini hari.

Gol bunuh diri Mats Hummels memberi Prancis kemenangan saat tuan rumah kalah dalam pertandingan pembukaan mereka di Euro untuk pertama kalinya.

“Besok kami harus memproses banyak hal, tetapi melihat ke depan,” kata Loew kepada wartawan usai pertandingan, seperti dikutip Reuters, dikutip dari Antara.

“Kami kalah, kami kecewa, tetapi kami masih memiliki dua pertandingan dan kami bisa memperbaikinya,” lanjutnya.

Pertandingan selanjutnya Jerman adalah melawa juara bertahan Portugal di Grup F sebelum menghadapi Hungaria, dengan semua pertandingan grup mereka dilakukan di Munich.

Portugal sendiri sukses mengalahkan Hungaria 3-0 pada pertandingan Grup F lainnya pada Selasa.

Baca Juga: Ratius, Pemasok Senjata KKB dengan Nilai Transaksi Hampir 1,4 Miliar

“Kami mencoba bermain dari sayap. Kami tahu mereka menumpuk di tengah dan tangguh dalam satu lawan satu. Jadi kami harus beroperasi dengan umpan silang,” kata pelatih asal Jerman itu.

“Robin Gosens dan Joshua Kimmich melakukan pekerjaan besar dalam serangan dan kami juga memiliki kesempatan itu dengan Serge Gnabry. Kami mungkin tidak memiliki pukulan terakhir di dalam dan di sekitar kotak penalti.”

Loew mengatakan bahwa Prancis banyak bergerak untuk menutup ruang, tetapi sulit untuk menutup pemain seperti Kylian Mbappe selama 90 menit penuh.

Baca Juga: Ratius, Pemasok Senjata KKB dengan Nilai Transaksi Hampir 1,4 Miliar

“Tujuannya adalah untuk bermain tinggi dan memainkannya ke sayap,” kata Loew. “Kami memiliki opsi menyerang yang cukup.”

“Di lini belakang kami harus menutup lini tengah karena mereka memainkan serangan balik yang luar biasa. Mbappe tidak bisa Anda tutup sepanjang pertandingan. (Antoine) Griezmann dan (Karim) Benzema juga, tetapi secara keseluruhan kami melakukannya dengan baik.”

“Kami mencoba segalanya,” katanya. “Kami berjuang selama sembilan puluh menit, tetapi apa yang kami lewatkan adalah sebuah gol. Namun, mental pemain kami luar biasa sama seperti ambisi kami dan saya tahu kami bisa mengembalikan ini ke bentuk semula,” tutupnya. (jpc/jm)

  • Dipublish : 16 Juni 2021
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami