Jokowi: Atas Nama Rakyat Indonesia, Terima Kasih untuk Tenaga Medis

Presiden Joko Widodo mengenakan busana Sabu asal NTT dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin (kedua kanan) didampingi Ketua MPR Bambang Soesatyo dan Ketua DPR Puan Maharani saat tiba di lokasi sidang tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2020). MPR, DPR, dan DPD menggelar Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD dengan agenda pidato kenegaraan Presiden RI yang berisi Penyampaian Laporan Kinerja Lembaga-Lembaga Negara dan pidato dalam rangka HUT ke-75 Kemerdekaan RI (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
Presiden Joko Widodo mengenakan busana Sabu asal NTT dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin (kedua kanan) didampingi Ketua MPR Bambang Soesatyo dan Ketua DPR Puan Maharani saat tiba di lokasi sidang tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2020). MPR, DPR, dan DPD menggelar Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD dengan agenda pidato kenegaraan Presiden RI yang berisi Penyampaian Laporan Kinerja Lembaga-Lembaga Negara dan pidato dalam rangka HUT ke-75 Kemerdekaan RI (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengucapkan terima kasih terhadap para tenaga medis yang telah membantu menangani penyebaran virus Korona atau Covid-19. Karena para dokter dan perawat adalah garda yang berperan penting dalam menghadapi pandemi.

“Perjuangan untuk menghambat penyebaran Covid-19, mengobati yang sakit, dan mencegah kematian sudah luar biasa kita lakukan. Atas nama rakyat, bangsa, dan negara, saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada para dokter dan perawat,” ujar Presiden Jokowi dalam sidang tahunan MPR, Jumat (14/8).

“Serta seluruh petugas di rumah sakit, di laboratorium, di klinik-klinik kesehatan, dan di rumah isolasi, kepada tokoh masyarakat, para relawan, awak media, aparat TNI dan Polri, serta para ASN,” katanya.

Menurut Jokowi, dengan adanya pandemi virus Korona ditanah air. Maka sektor reformasi di sektor kesehatan harus dipercepat. Karena saat ini situasinya berbeda tidak seperti dari sebelum-sebelumnya.

“Penguatan kapasitas SDM, pengembangan rumah sakit dan balai kesehatan, serta industri obat dan alat kesehatan harus diprioritaskan. Ketahanan dan kapasitas pelayanan kesehatan harus kita tingkatkan secara besar-besaran,” ungkapnya.

Sebelumnya, Presiden Jokowi menganugerahi bintang tanda jasa kepada 22 tenaga medis yang meninggal dunia dalam menangani pandemi virus Korona atau Covid-19 di tanah air.

Juru Bicara Presiden, Fadjroel Rahman mengatakan, pemberian penghargaan ini adalah bentuk duka cita pemerintah terhadap tenaga medis yang berjuang dalam mengatasi pasien yang tertular Covid-19 di tanah air.

Fadjroel mengatakan, pemerintah juga menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga para tenaga medis yang wafat tersebut, serta kepada rekan sejawat seprofesi yang hingga saat ini masih berjibaku merawat pasien Covid-19.

“Tanpa kenal lelah, dengan panggilan kemanusiaan tanpa sekat apapun, seluruh tenaga medis telah berjasa dalam menangani pandemi Covid-19 dengan penuh dedikasi dan profesional,” katanya. (jp)

  • Dipublish : 14 Agustus 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami