Jokowi Jadi Nama Jalan di Abu Dhabi, Ini Alasannya

Presiden RI Joko Widodo dijadikan nama jalan di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (Istimewa)
Presiden RI Joko Widodo dijadikan nama jalan di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (Istimewa)
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

JaringanMedia.co.id – Nama Presiden Joko Widodo diabadikan di salah satu jalan di negara Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. Peresmian nama jalan tersebut dilakukan pada Senin (19/10) kemarin.

Koordinator Fungsi Pensosbud KBRI Abu Dhabi, Nur Ibrahim mengatakan ‎peresmian jalan bernama Presiden Joko Widodo tersebut dilakukan oleh Sheikh Khalid bin Mohammed bin Zayed Al Nahyan, anggota sekaligus Chairman Abu Dhabi Executive Office.

“Penamaan jalan Presiden Joko Widodo merefleksikan hubungan erat RI-UEA, sekaligus bentuk penghormatan Pemerintah PEA kepada Presiden RI saat ini Joko Widodo dalam memajukan hubungan bilateral RI–PEA selama menjabat sebagai kepala negara,” ujar Nur Ibrahim dalam keterangannya, Selasa (20/10).

Nur Ibrahim mengatakan, Jalan Presiden Joko Widodo terletak di salah satu ruas jalan utama, yang membelah ADNEC (Abu Dhabi National Exhibition Center) dengan Embassy Area, kawasan yang ditempati sejumlah Kantor Perwakilan Diplomatik.

“Adapun nama jalan ini sebelumnya adalah Al Ma’arid Street dalam bahasa Indonesia artinya ekshibisi atau pameran yang menghubungkan jalan Rabdan dengan jalan Tunb Al Kubra,” katanya.

Sementara terpisah, Dubes RI Husin Bagis kepada wartawan Abu Dhabi Media Office yang mewawancarainya usai acara menyampaikan harapan semoga penamaan jalan Presiden Joko Widodo di Abu Dhabi semakin menguatkan hubungan kerja sama dua negara tersebut.

“Semakin memperkokoh dan meningkatkan pengeksposan positif hubungan bilateral RI – UEA yang semakin erat belakangan ini,” ungkapnya.

Menurut Husin penamaan jalan Presiden Joko Widodo di Abu Dhabi menambah jumlah nama tokoh Indonesia yang ada di luar negeri.

“Seperti Jalan Sukarno di Rabat, Maroko, Jalan Muhammad Hatta di Harleem, Belanda, Jalan Raden Adjeng Kartini di Amsterdam, dan Jalan Munir di Den Haag,” pungkasnya. (jp)

  • Dipublish : 20 Oktober 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami