Jokowi Setujui Pembangunan Terowongan Antara Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral

Pintu Al Malik di Masjid Istiqlal. Foto: Fandi Permana/JPNN
Pintu Al Malik di Masjid Istiqlal. Foto: Fandi Permana/JPNN
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

JAKARTA,-Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau renovasi Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Jumat (7/2). Renovasi Masjid Istiqlal ini sudah dimulai sejak tahun lalu.

“Kami harapkan nanti sebelum ramadan sudah bisa selesai sehingga bisa dipakai,” kata Jokowi.

Pada kesempatan ini, Jokowi juga mendapat usulan untuk membuat terowongan dari Istiqlal ke Gereja Katedral. Jokowi setuju dengan usulan itu.

“Tadi sudah saya setujui sekalian sehingga ini menjadi sebuah terowongan silaturahmi. Tidak kelihatan berseberangan, tetapi silaturahmi. Terowongan bawah tanah sehingga tidak nyebrang,” katanya.

Jokowi menambahkan, renovasi Masjid Istiqlal merupakan yang terbesar sejak 41 tahun silam. Renovasi ini menelan biaya Rp 475 miliar. Anggaran ini digunakan untuk memperbaiki, memoles lantai, mengganti karpet, sound system, lighting dan lain-lain.

“Parkirnya basementnya ditambah sehingga nanti parkir tidak masuk ke sini. Ini batas suci di sini. Juga pembangunan landscape di luar, bukan hanya interior, eskterior semuanya dibangun. Sungai yang ada di lingkaran Istiqlal semua diperbaiki sehingga tamannya menjadi lebih bagus lagi,” kata Jokowi.

Sejauh ini, Jokowi memandang proses renovasi cukup bagus. Dia melihat polesan lantai marmer dan dinding marmer, sangat rapi. Bahkan tempat wudu juga sudah ada perbaikan.

“Tapi memang banyak hal yang memang tidak bisa dikerjakan karena herritage adalah warisan pusaka sehingga pengerjaannya harus hati-hati tidak boleh merusak. Tidak boleh mengganti,” jelas Jokowi. (jpnn/jm)

  • Dipublish : 7 Februari 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami