Joop Gall Resmi Jadi Pelatih Baru PSM Makassar

Pelatih baru PSM Makassar, Joop Gall
Pelatih baru PSM Makassar, Joop Gall
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

JaringanMedia.co.id, JAKARTA PSM Makassar akhirnya mengumumkan pelatih baru untuk paruh musim kedua Liga 1 musim 2021/2022.

Pelatih baru tersebut adalah Joop Gall. Gall sendiri merupakan pelatih berkebangsaan Belanda.

“Sang juru taktik masih menjalani karantina di Jakarta dan akan segera bergabung beberapa hari kedepan bersama Pasukan Ramang,” tulisnya.

Secara pengalaman, Joop Gall memiliki cukup banyak petualangan. Ia mulai meniti karir kepelatihannya bersama tim amatir kasta bawah Liga Belanda asal Kota Groningen, VV De Vogels.

Kemudian Joop Gall meniti karir sebagai asisten pelatih di mantan klubnya semasa bermain, FC Groningen di era 200 sampai 2005. Karirnya kian membaik setelah ditunjuk sebagai pelatih kepala di SC Veendam sejak tahun 2005 hingga tahun 2011.

Di sana ia memimpin 150 pertandingan, dan mencatatkan torehan 52 kemenangan, 47 hasil imbang, dan 51 kali menelan kekalahan. Joop kemudian hijrah lagi ke klub lainnya, Go Ahead Eagles pada musim 2011. Di sana ia memimpin 31 pertandingan dengan torehan 12 kemenangan, 6 hasil imbang dan 13 kali menelan kekalahan.

Sewaktu menjadi pemain sepak bola, beberapa klub asal negaranya pernah dibela. Diantaranya, FC Groningen, SC Veendam dan Heerenveen.

Usai pensiun sebagai pemain, Joop Gall menjadi pelatih klub De Vogels. Lalu menjadi asisten pelatih di FC Groningen selama lima tahun, dari 2000-2005.

Semusim di sana, Joop Gall hijrah lagi dan berlabuh ke FC Emmen pada tahun 2012. Ia menangani tim selama tiga musim dan mencatatkan 114 laga, hasilnya tidak begitu mengesankan. Hanya 44 kemenangan, 28 kali imbang dan mengantongi 42 kekalahan.

Pelatih yang berulang tahun ke-68 tepat hari ini, 25 Desember 2021 itu pernah mencoba peruntungan di Ukraina pada tahun 2016 bersama Stal Kamianske. Tetapi ia mencatatkan torehan buruk setelah memimpin klub dalam 17 pertandingan dan hanya meraih 3 kemenangan. Sisanya 4 kali imbang dan 10 kali kalah.

Gagal di Ukraina, Joop Gall memutuskan pulang kampung dan menjadi arsitek tim Liga 3 Belanda, Spakenburg pada tahun 2017. Di sana juga ia gagal. Dalam 12 laga, tim besutannya hanya 2 kali menang dan 3 kali imbang. Sedangkan 7 lainnya berujung pada kekalahan.

Setelah itu, pelatih berkepala plontos itu tidak pernah lagi merasakan kursi pelatih kepala. Ia hanya dipercaya sebagai pelatih karateker VV Pelikan-S pada tahun 2018 dan pelatih sementara SV DFS setahun setelahnya.

Begitu juga pada tahun 2021, Joop Gall hanya menjadi orang nomor dua di klub Negeri Tirai Bambu, China. Ia hanya duduk sebagai asisten pelatih Jean Paul van Gastel di Guangzhou City.

Joop Gall baru merasakan lagi kursi pelatih utama di PSM Makassar untuk putaran kedua musim 2021/2022 ini. (fajar/jm)

  • Dipublish : 29 Desember 2021
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami