Jual Wisata Luar Angkasa, Pesawat Milik Jeff Bezos Siap Terbang

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

JaringanMedia.co.id – Orang kaya, apalagi superkaya, mah bebas. Di bumi lagi ruwet dengan Covid-19 dan susah jalan-jalan ke mana saja, ya pikniknya diganti ke luar bumi.

Setelah pendiri Virgin Galactic Richard Branson, giliran mantan CEO Amazon Jeff Bezos yang akan berwisata ke luar angkasa.

Pesawat luar angkasa miliknya, Blue Origin, dijadwalkan terbang pada 20 Juli nanti.

Rencananya, Bezos akan terbang bersama dengan saudara lelakinya, Mark, pelopor aeronautika Wally Funk, dan satu orang lagi yang identitasnya belum diketahui. Orang tersebut memenangkan lelang untuk terbang bersama Bezos dengan harga fantastis. Yaitu, USD 28 juta atau setara Rp 405,79 miliar.

Dilansir Fortune, Funk yang berusia 82 tahun akan menjadi orang tertua yang terbang ke luar angkasa. Dia adalah veteran Mercury 13, program untuk menguji coba kelayakan astronot perempuan. Kala itu beberapa perempuan diuji coba, tapi tidak ada satu pun yang diterbangkan ke luar angkasa.

Funk adalah salah seorang veteran program tersebut yang masih hidup. Bezos agaknya ingin agar impian Funk dulu menjadi kenyataan.

Seharusnya, Blue Origin terbang lebih dulu. Tapi begitu jadwal penerbangan Blue Origin diungkap bulan lalu, Virgin Galactic berusaha menikung dan menyalip. Mereka mempercepat jadwal dan sukses menjejakkan kaki di Garis Karman pada 11 Juli lalu. Itu adalah batas antara atmosfer bumi dan luar angkasa.

Namun, Bezos tetap kalem. Branson boleh berangkat lebih dulu, tapi dia nanti terbang lebih tinggi. Hanya dua hari sebelum Virgin Galactic terbang, akun Twitter Blue Origin mengunggah perbandingan penerbangan yang akan mereka lakukan. Salah satunya adalah perbedaan ketinggian.

Militer AS, Badan Penerbangan Federal, dan NASA menyatakan bahwa batas antara bumi dan luar angkasa alias Garis Karman berada di 80 kilometer di atas tanah. Tapi, Federation Aeronautique Internationale (FAI) berpendapat bahwa batas luar angkasa adalah 100 kilometer di atas permukaan tanah.

Virgin Galactic terbang setinggi 83 kilometer di atas tanah. Roket New Shepard akan membawa pesawat milik Blue Origin terbang di atas 100 kilometer dari atas permukaan tanah. Itu memungkinkan karena mereka memakai roket pendorong.

Jendela milik Blue Origin juga lebar, bahkan terbesar untuk ukuran pesawat luar angkasa. Dengan begitu, penumpang bisa mengamati bumi dengan leluasa.

’’Itu hanya salah satu dari banyak keuntungan terbang bersama Blue Origin. Sejak awal, Blue Origin didesain untuk terbang di atas Garis Karman,’’ cuit akun Twitter resmi mereka.

  • Dipublish : 15 Juli 2021
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami