Juara Dunia Junior 3 Kali dan No 16 Dunia jadi Ancaman Utama Indonesia

Jonatan Christie saat berlaga melawan Aljazair pada penyisihan Grup A Piala Thomas 2020. (BWF/Badminton Photo)
Jonatan Christie saat berlaga melawan Aljazair pada penyisihan Grup A Piala Thomas 2020. (BWF/Badminton Photo)
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Jaringanmedia.co.id – Kekuatan Thailand tidak bisa diremehkan di Piala Thomas 2020 ini. Pada laga perdana penyisihan grup Sabtu (9/10), mereka sempat tertinggal 0-2 oleh Taiwan. Namun, Thailand berhasil membalikkan keadaan. Mereka merebut kemenangan 3-2 atas Taiwan.

Hal itu patut diwaspadai tim Indonesia. Hari ini (11/10) mereka akan melawan Thailand dalam penyisihan grup di Ceres Arena, Aarhus. Sebelumnya, Hendra Setiawan dkk berhasil menang telak 5-0 atas Aljazair (9/10).

Kekuatan tunggal Thailand-lah yang menjadi ancaman. Kunci kemenangan Thailand atas Taiwan adalah tunggal keduanya, Kunlavut Vitidsarn. Dia berhasil mengalahkan Wang Tzu-wei dan menjadi titik balik timnya. Vitidsarn yang merupakan juara dunia junior 2017, 2018, dan 2019 itu akan menjadi calon lawan Jonatan Christie.

Dari segi peringkat, Vitidsarn memang terpaut 16 peringkat di bawah Jojo. Jika diturunkan hari ini, mereka akan bertemu untuk kali kedua. Jojo unggul pada pertemuan sebelumnya di All England 2021.

Kunlavut Vitidsarn akan menjadi andalan Thailand untuk melawan Indonesia. (BWF/Badminton Photo)

Tapi, penampilan Vitidsarn tidak bisa diremehkan dalam turnamen beregu. Pada Piala Sudirman 2021, dia berhasil mengalahkan Shi Yuqi dan Kidambi Srikanth.
Jojo mengatakan, penampilan melawan Aljazair memberinya kesempatan untuk penguasaan lapangan pada laga hari ini.

’’Begitu juga shuttlecock-nya, sehingga saat menghadapi Thailand, kita sudah mendapatkan gambaran harus main seperti apa,’’ ujar Jojo.

Sementara itu, Anthony Sinisuka Ginting bisa berhadapan dengan Kantaphon Wangcharoen. Ginting punya rekor yang bagus melawan pemain ranking ke-18 dunia itu.

Dari enam kali pertemuan, Ginting mengoleksi enam kemenangan. Hanya, pertemuan terakhir terjadi tiga tahun lalu di Korea Open 2019.

Kemenangan Thailand tersebut juga mengejutkan pelatih Herry Iman Pierngadi. Apalagi, Thailand berhasil mencuri poin melalui pemain-pemain yang sebelumnya kurang diperhitungkan. Ini akan menjadi tantangan tersendiri bagi skuad indonesia.

’’Pemain sektor tunggal yang mengandalkan pemain muda dan ganda keduanya juga tampil bagus. Karena itu, kami tidak boleh kecolongan, terutama di sektor ganda,’’ kata Herry I.P.

Di Piala Thomas 2020 ini, ganda putra membawa empat pasang pemain. Mereka bertekad mengamankan dua poin agar bisa lebih ’’meringankan’’ pemain tunggal.

’’Kami harus menurunkan kekuatan terbaik dan yang paling siap. Selain itu juga melihat head-to-head dan sesuai dengan tipe permainan,’’ lanjutnya.

Perkiraan Pemain Indonesia vs Thailand
Anthony Sinisuka Ginting vs Kantaphon Wangcharoen
Ranking 5 vs 18
Head-to-head 4-2

Marcus Gideon/Kevin Sanjaya vs Supak Jomkoh/Tanupat Viriyangkura
Ranking 1 vs 54
Head-to-head –

Jonatan Christie vs Kunlavut Vitidsarn
Ranking 7 vs 23
Head-to-head 1-0

Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan vs Kittinupong Kedren/Dechapol Puavaranukroh
Ranking 2 vs 199
Head-to-head 1-0

Shesar Hiren Rhustavito vs Suppanyu Avihingsanon
Ranking 19 vs 54
Head-to-head 2-0 (jpc/jm)

  • Dipublish : 11 Oktober 2021
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami