Jumlah Penumpang Kereta Api Mudik Lebaran Melonjak

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

JAKARTA – Jumlah penumpang kereta musim mudik Lebaran diperkirakan melonjak. Hal ini dampak dari masih mahalnya harga tiket pesawat.

Tahun ini, jumlah pemudik menggunakan kereta api diperkirakan mencapai 6,4 juta orang atau naik 3,4 persen dibanding tahun lalu.

“Sebenarnya pasti ada kenaikan, namun demikian modelnya tergantung ketersediaan tempat duduk,” ujar Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI), Edi Sukmoro di Jakarta, Senin (27/5).

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memprediksi jumlah pemudik yang menggunakan kereta api bertambah sekitar 3,4 persen dari 6.236.227 menjadi 6.449.172 orang.

Hal itu berdasarkan data PT KAI bahwa tiket kereta api untuk tujuan wilayah Jawa bagian Tengah, Jawa bagian Timur, sudah terjual untuk H-7 dan H+8.

Untuk di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, rata-rata melayani 17 ribu penumpang. Sedangkan Stasiun Pasar Senan 23 ribu penumpang per hari.

“Penumpang di masa angkutan Lebaran 2019 total berjumlah 247 ribu penumpang per hari,” ujar Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi.

Dari laporan yang diterima, mantan direktur Angkasa Pura II itu mengatakan fasilitas dan sarana kereta api masih belum baik. Karena itu dia meminta kepada PT KAI untuk menindaklanjuti temuan tersebut.

“Berdasarkan hasil temuan itu, perlu diperbaiki, sesuai dengan peraturan yang berlaku,” ucap Budi.

Sementara pengamata transportasi, Gerry Soejatman mengatakan, maskapai penerbangan memang membatasi kapasitas penumpang, sehingga bukan suatu hal baru jika masyarakat banyak yang menggunakan moda transportasi kereta api.

“Setiap lebaran memang harga mahal, namun selalu dalam batasan tarif batas atas (TBA), namun memang kapasitas yang disediakan maskapai tidak sebanyak biasanya, makanya banyak yang terpaksa beralih ke moda transportasi lain,” ujar Gerry kepada Fajar Indonesia Network (FIN), kemarin.

Gerry melajutkan, bahwa di musim Lebaran juga ada maskapai yang membatalkan penerbangan. “Flight dibatalin di musim Lebaran juga ada,” pungkas Gerry.

(din/fin)

 

Sumber: fin.co.id

  • Dipublish : 9 Agustus 2019
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami