Juru Bicara Pilihan KPK Berlatar Belakang Jaksa

Dok. Foto : Iwan tri wahyudi/ FAJAR INDONESIA NETWORK
Dok. Foto : Iwan tri wahyudi/ FAJAR INDONESIA NETWORK
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menunjuk dua pelaksana tugas (Plt) Juru Bicara (Jubir) KPK sepeninggal Febri Diansyah. Keduanya yakni Ipi Maryati Kuding dan Ali Fikri. Salah satu dari Plt Jubir tersebut berlatar belakang seorang jaksa.

Ketua KPK Firli Bahuri mengatakan, keduanya bakal memiliki fokus yang berbeda. Ia mengungkap, Ipi Maryati bakal berfokus menyampaikan informasi terkait pencegahan korupsi, sedangkan Ali Fikri lebih fokus pada penindakan.

“Tapi sesungguhnya dua jubir ini akan mengemas transparansi dan akuntabilitas terkait kinerja KPK,” ujar Firli dalam jumpa pers di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta, Jumat (27/12).

Firli membeberkan, pihaknya menunjuk kedua nama tersebut lantaran memiliki latar belakang yang sesuai. Ipi, kata dia, telah lama berkecimpung di Biro Humas KPK dan mempunyai dasar pencegahan korupsi.

Sementara Ali Fikri, sambungnya, berlatar belakang penuntutan sebagai jaksa. Atas dasar itulah, menurutnya, kedua figur tersebut dinilai cocok mengisi jabatan Jubir KPK dalam beberapa waktu ke depan.

Meski kedua jubir memiliki fokus kinerja masing-masing, Firli memastikan informasi yang dirilis nantinya tidak hanya seputar pencegahan dan penindakan. Namun, kata dia, seluruh informasi mengenai KPK juga bakal diramu oleh keduanya.

“Pendek kata peran juru bicara tidak sektoral tapi lengkap semuanya,” tutur Firli.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Biro (Kabiro) Humas KPK Febri Diansyah berharap, kedua jubir yang baru saja ditunjuk dapat menjalankan tugasnya dengan baik. Khususnya, tekait prinsip transparansi serta keterbukaan yang selama ini dijalankan KPK.

“Harapannya tentu saluran komunikasi ini bisa dimaksimalkan sebagai bagian dari pertanggungjawaban kerja KPK pada publik,” ucap Febri.

Sementara itu, Ipi Maryati berharap, kepercayaan yang telah diberikan oleh pimpinan terhadap dirinya dapat dibayar tuntas dengan jalinan komunikasi antara KPK dan publik yang lebih baik.

“Saya berharap ini menjadi komitmen dari para pimpinan yang baru. Ke depannya kita dapat lebih bijak lagi mengelola atau menyampaikan informasi,” kata Ipi.

Senada, Ali Fikri mengatakan, pihaknya akan berusaha menyajikan informasi sebaik-baiknya kepada publik mengenai pencegahan dan penindakan yang dilakukan KPK.

“Pada informasi kasus yang berkaitan tentang penindakan, teman-teman nanti bisa bertanya lebih lanjut atau pun kemudian menyampaikan hal-hal lain terkait dengan perkembangan, terkait dengan bagaimana penanganan perkara yang selama ini sudah dengan baik disampaikan oleh Mas Febri,” ucapnya.

(fin)

  • Dipublish : 28 Desember 2019
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami