Juventus Tidak Ingin Menambah Bek

(Foto: Isabella/afp)
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

TURIN – Jadwal klub yang padat, Coppa Italia dan potensi cedera menjadi beban pikiran allenatore Juventus Maurizio Sarri saat ini.

Laga tanding terdekat Bianconerri-julukan Juventus- tersaji pada Senin (20/1) melawan peringkat tujuh, Parma di Serie A serta menghadapi perempat final Piala Italia, Rabu (22/1).

Trofi Coppa Italia menjadi jawaban kegundahan Si Nyonya Tua usai gagal meraih Super Coppa melawan Lazio, akhir tahun lalu. Kegamangan mereka ditambah dengan rapuhnya lini belakang. Tiga punggawa mereka seperti Merih Demiral, Mattia De Scigli, Giorgio Chiellini termasuk gelandang jangkar Sami Khedira masih dibekap cedera.

Faktor cedera jugalah kembali membuat jantung Sarri berdebar. Di mana kasus paling baru adalah cedera parah yang dialami Mirah Demiral pada laga melawan AS Roma, Senin (13/1) lalu. Bek Timnas Turki itu harus ditarik keluar setelah tak mampu melanjutkan pertandingan. Setelah dilakukan pemeriksaan, eks pemain Sasuolo dipastikan absen selama enam hingga tujuh bulan ke depan. Terkait cedera ini, Sarri sendiri mengaku khawatir, lantaran sedikitnya opsi untuk lini belakang.

Dalam laga melawan Udinese dini hari kemarin, Sarri memang merotasi skuat lini belakangnya. Bek Matthijs de Ligt dan Denielle Rugani didapuk sebagai bek tengah.

Alhasil,Juventus membungkam Udinese 4-0 di babak 16 besar Coppa Italia dan maju ke perempat final. Sumbangan gol datang dari dwigol Paulo Dybala dan sebuah assist untuk Higuain. Sementara satu gol lainnya dipersembahkan oleh Douglas Costa lewat titik putih.

“Mereka melakukan operan dengan cepat dan menghasilkan gol, Saya suka kami datang dengan pemain berteknik hebat. Ini adalah Sarriball,” paparnya seperti yang dilansir Football Italia, usai pertandingan.

Untuk urusan lini depan, Juventus memang tampil perkasa. Meski Bermain tanpa Cristiano Ronaldo, tuan rumah tetap tampil dominan. Cukup dengan mengombinasikan Higuain dan Dybala, urusan gol sudah bukan jadi beban lagi.

Kendati demikian, lini belakang wajib menjadi perhatian eks pelatih Chelsea dan Napoli tersebut. Selain Demiral, La Vecchia Signora juga masih tanpa Giorgio Chiellini yang mengalami cedera.

Setali tiga uang, Sami Khedira dan Aaron Ramsey ikut naik meja pesakitan.
Melihat faktor-faktor di atas maka opsi transfer tampaknya menjadi pilihan yang logis.

Sayangnya, Direktur Olahraga Juventus, Fabio Paratici menegaskan bahwa saat ini merekrut pemain belakang bukanlah prioritas utama di jendela transfer musim dingin ini.

” Problem (cederanya Demiral-red) adalah hal lain. Juventus tidak ada ide membeli bek baru. Kami rasa sudah terpenuhi,” ujarnya dilansir dari Calciocermaro.

Paratici mengatakan, skuat yang ada sudah komplet. Terkait bek tengah, ia juga tinggal menunggu Chiellini kembali mengikuti latihan.

“Kami masih menunggu Chiellini kembali saja. Pokoknya posisi bek tengah aman,” tandasnya.

Nyaris, Juventus hanya memiliki Matthijs de Ligt dan Rugani di posisi bek tengah. Jika pun terdesak, Emre Can bisa dijadikan alternatif dengan menariknya mundur ke belakang.(fin/tgr)

  • Dipublish : 17 Januari 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami