Kantor PAC PDIP Dilempar Bom Molotov, DPP Minta Kader Tetap Tenang

Ilustrasi: Pelemparan Bom Molotov (Antara)
Ilustrasi: Pelemparan Bom Molotov (Antara)
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

JaringanMedia.co.id – Tiga bom molotov ‎dilemparkan oleh oknum tidak dikenal, ke rumah sekalagis kantor pengurus cabang (PAC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di kabupaten Bogor.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPP PDIP Said Abdullah mengatakan, peleparan tersebut perlu diusut oleh pihak kepolisian. Karena tidak boleh orang berbuat semena-mena apalagi melemparkan bom molotov.

“Kalau ada tindak kriminal dilakukan oleh siapapun. Komitmen partai sebagaimana yang diteladankan oleh Ibu Megawati Soekarnoputeri, mengajukan ke proses hukum. Siapapun tidak boleh main hakim sendiri,” ujar Said kepada JawaPos.com, Rabu (29/7).

Oleh sebab itu, jajaran DPC PDIP di Bogor untuk terus mengawal kasus tersebut. Sehingga bisa mengetahui oknum yang melemparkan aksi bom molotov itu.

“Saya menyarankan agar jajaran DPC partai di Bogor untuk membuat laporan polisi sebagai pintu masuk menempuh jalur hukum,” katanya.

Said berpesan kepada kader-kader PDIP untuk tetap tenang termasuk jangan bersepekulasi macam-macam. Biarlah polisi yang mengusut kasus tersebut.

“Kita tidak berada diatas hukum dan kami berharap masyarakat tetap ikut menjaga ketertiban dan keamanan tidak perlu bersepekulasi. Sekali lagi kita negara hukum karenanya kami percayakan kepada aparat hukum‎,” ungkapnya.

Diketahui, ‎rumah pengurus PDIP Kabupaten Bogor yakni Rosenfield dilempar bom molotov oleh orang tidak dikenal. Ada tiga bom molotov yang dilemparkan ke rumah Wakil Ketua Bidang Polhukam DPC PDIP Kabupaten Bogor ini.

Bom molotov pertama ditemukan di depan pintu utama rumah. Bom molotov kedua diarahkan pelaku ke garasi. Kemudian om molotov ketiga dilempar pelaku ke arah mobil yang terparkir di samping rumah Rosenfield.

Kasus tersebut saat ini masih dalam penyelidikan Polres Bogor dan Polsek Megamendung. Beberapa barang bukti sudah dibawa untuk ditindaklanjuti. (jp)

  • Dipublish : 29 Juli 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami