Kapal Selam KRI Nanggala-402 Terbelah jadi 3 Bagian

Kapal Selam KRI Nanggala-402 saat di pangkalan Ujung, Surabaya pada 2012. Pada Rabu (21/4), kapal selam buatan Jerman itu dikabarkan menghilang di Utara Bali. (Dite Surendra/Jawa Pos)
Kapal Selam KRI Nanggala-402 saat di pangkalan Ujung, Surabaya pada 2012. Pada Rabu (21/4), kapal selam buatan Jerman itu dikabarkan menghilang di Utara Bali. (Dite Surendra/Jawa Pos)
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram

JAKARTA – Titik terang keberadaan Kapal Selam KRI Nanggala-402 terjawab. Kapal dinyatakan tenggelam dan dalam kondisi terbelah tiga.

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono dalam keterangannya mengatakan KRI Nanggala-402 terbelah menjadi 3 bagian. Hal tersebut diketahui usai pencarian yang dilakukan KRI Rigel dengan menggunakan multibeam echosounder untuk mendeteksi citra bawah air. Upaya pedeteksian tersebut dibantu kapal Singapura MV Swift Rescue.

Kapal milik Singapura tersebut kemudian mengeluarkan ROV untuk menindaklanjuti kontak bawah air.

“ROV Singapura mendapatkan kontak visual pada posisi 07 derajat 48 menit 56 detik selatan dan 114 derajat 51 menit 20 detik timur yaitu yang tepatnya dari datum 1 tadi tempat tenggelamnya KRI Nanggala berjarak kurang lebih 1.500 yard di selatan pada kedalaman 838 meter,” ujarnya dalam konferensi pers di Bali, Minggu (25/4).

Upaya yang dilakukan ROV milik kapal Singapura tersebut ditemukan bagian-bagian dari KRI Nanggala-402.

“Jadi di sana KRI Nanggala terbelah menjadi 3 bagian,” jelas Yudo.

Diutarakannya, dalam pencarian tersbeut ditemukan puing-puing kapal. Di antaranya, kemudi kapal, pakaian escape suit MK11, dan badan kapal.

“Ini bagian-bagian yang terbuka, ini berserakan, memang tidak terlalu jelas karena mungkin dalamnya laut masih pagi tadi mungkin belum terlalu terang, ya ini masih bagian-bagian dari dalamnya kapal,” terangnya.(gw/fin)

  • Dipublish : 25 April 2021
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami