Kapolri Tegaskan Soal Pencegahan Laju Covid-19 Jelang Ajang Superbike

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau Sirkuit Mandalika, Lombok, NTB, Minggu (7/11). (Istimewa)
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau Sirkuit Mandalika, Lombok, NTB, Minggu (7/11). (Istimewa)
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Jaringanmedia.co.id –Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), Minggu (7/11). Peninjauan itu dilakukan menjelang pelaksanaan Asian Talent Cup dan World Superbike Championship (WSBK).

Panglima TNI dan Kapolri mengecek langsung untuk memastikan pengamanan dan penanganan serta pengendalian Covid-19 berjalan dengan baik. mulai dari persiapan, saat berlangsung, hingga berakhirnya event internasional tersebut.

”Beberapa hari kedepan akan dilaksanakan event internasional di Mandalika, mulai kejuaraan Asian Talent Cup sampai Superbike. Ini akan menjadi ujian apakah kita mampu melaksanakan event internasional. Namun, laju pertumbuhan Covid-19 bisa kita jaga,” kata Sigit usai meninjau Sirkuit Mandalika.

Untuk mencegah laju pertumbuhan virus korona, Sigit menekankan, seluruh pihak terkait di NTB, bersama-sama dengan TNI, Polri, Dinkes, relawan, tokoh masyarakat dan agama, bersinergi melakukan percepatan akselerasi vaksinasi Covid-19. Dengan akselerasi vaksinasi, mantan Kapolda Banten itu menyebut, kekebalan komunal dari virus korona akan segera terwujud. Sehingga, pelaksanaan event internasional, bisa berjalan baik dari segi keamanan dan kesehatan.

”Kami selalu mengingatkan percepatan akselerasi vaksinasi untuk memastikan masyarakat kita memiliki kekebalan dan imunitas terhadap Covid-19,” ujar Sigit yang juga eks Kabareskrim Polri tersebut.

Selain akselerasi vaksinasi, Sigit menegaskan, harus dilakukan penguatan protokol kesehatan (prokes). Sebab, hal itu masih menjadi upaya untuk mencegah laju penyebaran virus korona.

“laju Covid-19 bisa dijaga dan dampaknya pertumbuhan ekonomi akan makin baik,” ucap Sigit.

Sigit optimistis pelaksanaan event internasional di NTB bakal berjalan aman dan memperhatikan faktor kesehatan. Hal itu sebagaimana kesuksesan kegiatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua beberapa waktu lalu. Kegiatan berjalan lancar berjalan beriringan dengan keamanan dan faktor kesehatan. Sehingga, tidak mengakibatkan meledaknya angka Covid-19 pasca event nasional tersebut.

”PON XX berjalan baik dengan tetap menjaga prokes. Alhamdulillah untuk pertumbuhan Covid-19 betul-betul bisa kelola, tidak muncul gelombang ketiga,” tutur Sigit.

Sigit mengungkapkan, Indonesia berapa di peringkat paling atas se-Asia Tenggara dalam hal menekan laju pertumbuhan virus korona. Itu berkat kerja keras dan kerja sama antar seluruh elemen.

”Seperti rekan-rekan ketahui atas kerja keras dari seluruh elemen TNI, Polri, gugus Dinkes, relawan, BIN dan seluruh yang terlibat sebagai vaksinator dan langkah-langkah dalam rangka laksanakan dan pengawalan prokes, saat ini angka kita sudah sangat bagus dibandingkan beberapa waktu lalu.  Bahkan Indonesia menempati posisi pertama di Asia Tenggara dalam indeks Nikkei. Ini semua harus dipertahankan, event nasional maupun internasional,” papar Sigit.

Demi memastikan pelaksanaan event internasional tersebut berjalan dengan baik dan aman, Panglima TNI dan Kapolri juga memimpin rapat pengarahan bersama dengan Forkopimda NTB. Sigit menekankan, apabila Asian Talent Cup dan WSBK bisa berjalan baik, NTB khususnya Sirkuit Mandalika akan siap menggelar

Sigit mengapresiasi Forkopimda NTB lantaran memiliki catatan progres yang baik dalam hal penanganan dan pengendalian Covid-19. Di antaranya, akselerasi vaksinasi.

Dia memaparkan, di Mataram Barat sudah mencapai vaksinasi dosisi pertama 96 persen. Sementara itu, Lombok Tengah di angka 70,94 persen.

”Ini sudah bagus dan berdampak pada positivity rate dan angka-angka lain. Di NTB, saya lihat semua menurun, kasus updetnya dibandingkan dengan nasional, untuk NTB positivity rate ada di bawah nasional 0,11 persen, sedangkan angka nasional 0,37 persen. Saya kira ini pekerjaan yang terlihat hasilnya. Sehingga ini juga jadi modal untuk masuk persiapkan pelaksanaan kegiatan di Mandalika,” terang Sigit.

Meski mengalami progres positif, Sigit berharap, Forkopimda NTB tetap mengantisipasi dan mempertahankan tren baik saat ini. Hal itu demi mengantisipasi risiko sekecil apapun terkait dengan lonjakan Covid-19.

Sebagaimana arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi), Sigit menyebut, seluruh pihak tidak boleh lengah ataupun abai, untuk mencegah hal yang tidak diinginkan, seperti gelombang ketiga Covid-19. Protokol kesehatan harus tetap disiplin, meskipun saat ini ada penurunan terkait PPKM level yang diiringi dengan pelonggaran aktivitas masyarakat.

”Harus cek semua rumah sakit dan antisipasi. Karena ada risiko dengan turunnya angka tersebut dan turunkan asesmen level yang berdampak banyaknya aktivitas. Dan kelonggaran ini diantisipasi jangan sampai lengah dan abai, hingga akhirnya tanpa kita sadari kita kecolongan dan muncul gelombang ketiga,” ujar Sigit.

”Pengalaman pada akhir tahun selalu kita hadapi situasi seperti libur dan setelah libur angka naik. Tolong pertahankan angka yang sudah baik,” tambah Sigit. (jpc/jm)

  • Dipublish : 8 November 2021
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami