Karena Virus Korona, PUBG Mobile Ikutan Tumbang

Foto : Ilustrasi: Game PUBG Mobile. (Tencent)
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Tiongkok,- Novel coronavirus (nCov) atau dikenal virus korona nyatanya tak hanya berdampak pada manusia. Gara-gara virus korona juga, game PUBG Mobile di Tiongkok dikabarkan tumbang.

Dikutip dari South China Morning Post (SCMP), Kamis (30/1), tumbangnya game PUBG Mobile di Tiongkok terjadi lantaran pemerintah mengisolasi wilayah Wuhan, tempat virus korona berasal. Karena di isolasi, banyak warga yang tidak beraktivitas luar ruang kemudian lebih banyak mengisi waktu luang dengan bermain game, salah satunya game PUBG Mobile.

Lonjakan pemain membanjiri server salah satu game terbesar Tencent itu selama akhir pekan. Beberapa pengguna berjuang untuk masuk atau login ke dalam game sementara yang lain mengalami kesulitan untuk bergabung dengan pertandingan.

Tencent segera menanggapi keluhan gamer secara online. Dalam sebuah pos Weibo, media sosial lokal, perusahaan mengatakan bahwa mereka telah memperbaiki masalah dan sedang bekerja untuk memperluas kapasitas server.

“Antusiasme tentara pasukan khusus agak luar biasa, sehingga masalah kecil terjadi,” kata perusahaan yang berbasis di Shenzhen itu.

Tencent kemudian menawarkan pemain sejumlah hadiah dalam game. Termasuk piyama kelinci gila untuk menebus kesalahan dalam layanannya yang mendadak tumbang.

Lonjakan lalu lintas game diperkirakan terjadi selama liburan Tahun Baru Imlek, menurut pengamat industri. Hal ini didukung oleh banyak kegiatan publik, atraksi, dan bioskop telah ditutup karena virus korona.

“Lonjakan lalu lintas dalam populasi game online akan menjadi besar, tetapi Tencent mungkin mampu menciptakan penyesuaian yang diperlukan, bahkan mempertimbangkan keadaan luar biasa,” kata Charlie Moseley, pendiri Chengdu Gaming Federation.

Sebagai informasi, PUBG Mobile atau nama lokalnya Game For Peace sekarang menjadi game mobile terbesar kelima di dunia dengan jumlah pengguna aktif harian, di atas Clash Royale dan Pokemon Go. Versi luar negerinya, PUBG Mobile, memiliki pengguna aktif harian paling tinggi di dunia.

Tencent mengembangkan kedua varian, tetapi Game for Peace, seperti namanya, adalah versi yang lebih bersih. Dalam kedua permainan, 100 pemain mendarat di sebuah pulau, dipaksa untuk mencari senjata untuk menghilangkan 99 lainnya.

Untuk wabah virus korona, Tencent juga diketahui mendonasikan uang senilai CNY 300 juta atau sekitar Rp 588 miliar untuk membantu pasokan medis. Virus ini sudah memiliki ribuan kasus yang dikonfirmasi dan menyebabkan ratusan kematian. (jp)

  • Dipublish : 30 Januari 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami