Kasus Covid-19 Melonjak Tiga Kali Lipat, Gaza Kembali Di-Lockdown

Pemerintah Gaza kembali memberlakukan lockdown usai kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di wilayah tersebut melonjak hingga tiga kali lipat, Kamis (3/12) waktu setempat. (Ashraf Amra/Anadolu Agency)
Pemerintah Gaza kembali memberlakukan lockdown usai kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di wilayah tersebut melonjak hingga tiga kali lipat, Kamis (3/12) waktu setempat. (Ashraf Amra/Anadolu Agency)
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram

JaringanMedia.co.id – Pemerintah Gaza kembali memberlakukan lockdown parsial di Jalur Gaza, Palestina, Kamis (3/12) waktu setempat. Lockdown diberlakukan lantaran kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di wilayah padat penduduk tersebut melonjak hingga tiga kali lipat.

Dilansir dari Reuters, Jumat (4/12), Kementerian Dalam Negeri Gaza menyatakan nasjid dan sebagian besar sekolah bakal ditutup. Meski begitu, pemerintah setempat tetap mengizinkan sektor untuk tetap beroperasi.

Gaza juga memberlakukan mekanisme jam malam yang memaksa warganya untuk tetap berada di rumah. Penutupan total bakal mulai diterapkan pada akhir pekan.

Juru bicara kementerian Eyad Al-Bozom mengatakan mereka juga sedang mempertimbangkan penguncian total jika diperlukan.

Infeksi Covid-19 di Gaza melonjak lebih dari tiga kali lipat dalam sebulan terakhir hingga menyentuh angka 900 setiap harinya.

Dalam kurun waktu itu pula jumlah kematian naik empat kali lipat menjadi 126. Hingga kini sekitar 23.000 infeksi di Gaza telah dilaporkan.

Organisasi kesehatan setempat memperingatkan pandemi Covid-19 bisa dengan mudah lepas dari kendali dan membebani sistem kesehatan di wilayah kantung tersebut.

Hamas, kelompok yang menguasai Gaza, memberlakukan penguncian pada Agustus 2020 lalu. Akan tetapi pembatasan itu dilonggarkan dan otoritas kini sedang berupaya menahan gelombang kedua Covid-19. (riz/fin)

  • Dipublish : 4 Desember 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami