Kasus Covid-19 Meningkat, AS-Tiongkok Panas, Emas Antam Naik Rp 4.000

ILUSTRASI emas Antam. (Frizal/Jawapos)
ILUSTRASI emas Antam. (Frizal/Jawapos)
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

JAKARTA – Harga emas dunia kembali berkilau, Rabu (15/7), dengan mempertahankan penguatan di atas level kunci USD 1.800. Penguatan tersebut didorong kekhawatiran atas melonjaknya kasus Covid-19 dan ketegangan hubungan antara Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok.

Mengutip laman Reuters, harga emas di pasar spot naik 0,1 persen menjadi USD 1.809,41 per ounce pada pukul 07.31 WIB. Sementara emas berjangka Amerika Serikat stabil di posisi USD 1.813,70 per ounce.

Seperti diketahui, kasus virus korona terus meningkat di AS. Dengan lebih dari 3,3 juta kasus, AS mencatat salah satu tingkat kasus per kapita tertinggi di dunia.

Banyak negara bagian di AS untuk sementara menghentikan pembukaan kembali ekonomi mereka untuk mengurangi penyebaran wabah yang menginfeksi lebih dari 13 juta orang di seluruh dunia sejauh ini. Sementara, pejabat Federal Reserve telah memperingatkan ekonomi AS menghadapi pemulihan yang lebih lama akibat pandemi itu. Kejatuhan ekonomi masih bisa memburuk ketika kasusnya meningkat.

Di sisi lain, Presiden Donald Trump menandatangani undang-undang dan perintah eksekutif atas undang-undang keamanan nasional yang diberlakukan Tiongkok terhadap Hong Kong. Trump juga menutup pintu pada perundingan dagang Fase 2 dengan Tiongkok, dan mengatakan dia tidak ingin berbicara dengan Beijing tentang perdagangan karena pandemi virus korona.

Adapun harga logam lainnya, seperti palladium naik 0,6 persen menjadi USD 1.971,49 per ounce, platinum bertambah 0,6 persen menjadi USD 831,03 per ounce, dan perak meningkat 0,3 persen menjadi USD 19,26 per ounce.

Mengutip laman resminya, harga pecahan 1 gram emas batangan Antam senilai Rp 942.000, atau naik Rp 4.000 dari sebelumnya Rp 938.000 per gram. Sedangkan harga pembelian kembali atau buyback emas Antam menjadi Rp 841.000. (jp)

  • Dipublish : 15 Juli 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami