Kasus PAUD Bone Bagaikan Sinetron, Berkas Tiga Kali Bolak-balik

Ilustrasi
Ilustrasi
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BONE– Kasus PAUD bagaikan sinetron yang dramanya belum berujung. Berkas perkara eks Kabid PAUD, Erniati stagnan di penyidik.

Padahal, kasus hukum tersangka lainnya sudah beres. Sidang putusan kemarin, Masdar divonis 5 tahun, Sulastri dan Ikhsan masing-masing satu tahun dan enam bulan. Dalam putusan hakim, Sulastri dan Ikhsan telah terbukti melakukan korupsi sebagaimana dalam dakwaan.

Selain pidana penjara, Sulastri dan Ikhsan didenda sebesar Rp50 juta. Jika tidak diganti, hukuman penjara ditambahselama satu bulan. Sedangkan Masdar divonis 5 tahun penjara dengan denda Rp50 juta subsider 1 bulan. Selain itu, uang pengganti Rp2,7 miliar subsider dua tahun penjara.

Apalagi sebelum sidang Sulastri mengembalikan uang Rp395 juta, sedangkan Ikhsan Rp414 juta. Total Rp809 juta lebih.

Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Bone, Andi Kurnia mengatakan, pengembalian uang diserahkan bulan lalu dari terdakwa Ikhsan dan Sulastri. “Jadi untuk kedua terdakwa ini sudah tidak ada pengembalian uang terhadap negara,” katanya Rabu, 9 September.

Sekaitan dengan vonis hakim, Kurnia mengaku belum bisa menambil keputusan apakah melakukan banding atau tidak. “Kita pikir-pikir dulu satu minggu,” akunya.

Dia juga menegaskan, khusus berkas perkara Erniati masih P19. Masih ada di tangan penyidik karena belum memenuhi syarat baik materil maupun formil. “Selama petunjuk kami belum terpenuhi itu belum P-21. Sudah 3 kali bolak balik berkasnya,” ujarnya.

Pegiat Hukum Bone, Salahuddin menyebutkan bahwa Kejaksaan Negeri Bone harus mampu hadir memberikan jawaban dan kepastian hukum kepada tersangka. Status Erniati sebagai tersangka saat ini digantung. Padahal proses kasus tersebut sudah berjalan sejak November 2019 lalu.

“Ini seolah-oleh tersangka dipermainkan dengan bolak-balik berkasnya, apalagi berkasnya ini sudah berjalan hampir10 bulan,” ucapnya. Kata dia, kejaksaan dan kepolisian harus mengambil sikap dan tidak mempermainkan status hukum terlapor. (gun/dir)

  • Dipublish : 10 September 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami