Kasus Per Hari Masih Tinggi, Makassar Tak Penuhi Syarat Terapkan New Normal

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

MAKASSAR — Kota Makassar tak masuk dalam daftar 25 Kabupaten/Kota dalam rilis pemerintah pusat yang siap menerapkan New Normal di tengah pandemi Covid-19.

Pj Wali Kota Makassar, Yusran Jusuf mengakui, Kota Makassar masih belum memenuhi syarat untuk New Normal seperti yang ditetapkan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).

“Syarat kalau di Bappenas saya liat, dan kita belum mencapai ke sana,” ucap Yusran di Posko Gugus Tugas Covid-19, Jalan Nikel Raya, Kamis (28/5/2020)

Sementara syarat untuk menerapkan New Normal adalah berdasarkan indikator penularan berdasarkan angka reproduksi dasar wabah (R0). Syarat angka reproduksi wabah menjadi syarat mutlak yang ditetapkan pemerintah. Tolok ukurnya angka reproduksi R0 pada waktu t (Rt) atau angka reproduksi efektif harus di bawah 1.

Makassar sendiri diketahui masih memiliki kasus yang dinilai cukup tinggi, yakni masih melebihi Rt di atas 1. Sehingga Yusran menggenjot kasus Covid-19 di Makassar bisa terus ditemukan dan ditangani

“Penerapannya harus Rtnya di bawah 1, nah kita ini masih 1,3. Jadi kita harus intens lagi ditemukan (kasus Covid-19), hasil investigasi Pusat, Makassar belum bisa terapkan,” ujar Yusran.

Sebelumnya, Pemkot sudah siap memberlalukan kebijakan penanganan Covid-19 dengan konsep New Normal berbasis kearifan lokal.

Konsep baru ini berisi lima protokol kesehatan yakni penggunaan masker, jaga jarak, rutin cuci tangan, olahraga, dan pemenuhan nutrisi lokal untuk meningkatkan daya tahan tubuh masyarakat dengan mengkomsumsi tanaman lokal seperti jahe, kunyit, mengkudu dan sejenisnya. (ikbal/fajar)

  • Dipublish : 28 Mei 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami