Kasus Tewasnya 6 Simpatisan FPI, Polri Periksa Saksi di TKP dan Ahli

BERI KETERANGAN: Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran saat jumpa Pers di Polda Metro Jaya, Senin (7/12/2020). Polisi menembak mati kelompok yang diduga pendukung Habib Rizieq Shihab (MRS) di Jalan Tol Jakarta Cikampek. Sedikitnya enam orang tewas ditembak polisi karena melawan petugas dengan senjata api dan senjata tajam. Dalam kasus penyerangan terhadap polisi, Polda Metro menyita sejumlah barang bukti, antara lain pistol beserta peluru, katana, dan celurit. (Dery Ridwansah/JawaPos.com )
BERI KETERANGAN: Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran saat jumpa Pers di Polda Metro Jaya, Senin (7/12/2020). Polisi menembak mati kelompok yang diduga pendukung Habib Rizieq Shihab (MRS) di Jalan Tol Jakarta Cikampek. Sedikitnya enam orang tewas ditembak polisi karena melawan petugas dengan senjata api dan senjata tajam. Dalam kasus penyerangan terhadap polisi, Polda Metro menyita sejumlah barang bukti, antara lain pistol beserta peluru, katana, dan celurit. (Dery Ridwansah/JawaPos.com )
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram

JAKARTA – Bareskrim Polri masih menyelidiki kasus bentrok yang menewaskan 6 orang simpatisan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab. Penyidik berencana meminta keterangan saksi di lokasi bentrok hingga saksi ahli.

’’Hari ini pemeriksaan saksi-saksi di sejumlah lokasi. Semua pihak yang menyaksikan dan bisa memberikan keterangan, kami periksa,’’ kata Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Pol Andi Rian saat dikonfirmasi, Kamis (10/12).

Sementara itu, Bareskrim Polri belum mengagendakan pemeriksaan terhadap pihak FPI. Saat ini penyidik tengah fokus untuk pemeriksaan saksi di lokasi bentrok dan saksi ahli. ’’Hari ini fokus kepada saksi-saksi. Termasuk saksi ahli,’’ tegas Andi.

Adapun para saksi ini diperiksa dibeberapa lokasi berbeda. Seperti di Bareskrim Polri, Polres Karawang, dan Polsek terdekat dari kediaman para saksi.

Sebelumnya, dalam peristiwa tersebut, polisi menembak mati enam orang yang diduga merupakan laskar khusus simpatisan Rizieq. Penindakan tegas itu dilakukan lantaran diduga adanya penyerangan terhadap anggota Polri di Tol Jakarta-Cikampek KM 50 pada Senin (7/12) pukul 00.30 WIB.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran memastikan dari peristiwa itu tidak ada anggota Polri yang terluka, namun empat orang pengikut Rizieq lain yang kabur dan masih dalam pengejaran.

Barang bukti yang diamankan berupa dua senjata api, peluru, sebilah katana, celurit dan beberapa senjata tajam lainnya. Polisi masih mendalami kepemilikan senjata api yang digunakan simpatisan Rizieq.

Sementara itu, Ketua Umum DPP Front Pembela Islam (FPI) Ahmad Shabri Lubis membenarkan adanya peristiwa penghadangan dan penembakan terhadap rombongan Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab (HRS) dan keluarga. Dia mengaku, peristiwa itu terjadi di dekat pintu Tol Karawang Timur.

’’Benar ada peristiwa penghadangan, penembakan terhadap rombongan Habib Rizieq dan keluarga serta penculikan terhadap enam orang laskar pengawal Habib Rizieq. Peristiwa terjadi di dekat pintu Tol Kerawang Timur,’’ ujar Shabri. (jp)

  • Dipublish : 10 Desember 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami