Kemenag Tanggapi Soal Ditemukannya Kasus Omicron di Saudi Arab

TANPA JARAK LAGI: Petugas mencopot social distancing di Masjidilharam, Makkah. Bandara juga sudah mulai dibuka untuk menerima jamaah haji dan umrah dari negara lain. (AFP)
TANPA JARAK LAGI: Petugas mencopot social distancing di Masjidilharam, Makkah. Bandara juga sudah mulai dibuka untuk menerima jamaah haji dan umrah dari negara lain. (AFP)
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

JaringanMedia.co.id – Pemerintah Arab Saudi menyampaikan bahwa negaranya kedapatan satu orang terkonfirmasi kasus Covid-19 varian Omicron. Kementerian Agama (Kemenag) pun memberikan tanggapan atas hal tersebut.

Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Hilman Latief mengatakan, saat ini pihaknya belum mendapatkan informasi terbaru terkait apakah Pemerintah Arab Saudi akan menutup penerbangan secara menyeluruh atau tidak.

“Ditemukannya kasus Omicron di Arab Saudi, apakah penerbangan itu ditutup, kita belum mendapatkan informasi apa-apa ya tentang penutupan itu, itu otoritas Pemerintah Arab Saudi, sejauh ini belum ada perkembangan terbaru yang kita terima,” jelas dia kepada JawaPos.com, Kamis (2/12).

“Jika ada rencana ditutup kan itu baru rencana saja. Kita belum dengar apa-apa tentang itu,” sambungnya.

Sambil menunggu informasi terbaru, saat ini Kemenag masih terus mempersiapkan mekanisme prosedur keberangkatan dan protokol kesehatannya. Sehingga ketika masyarakat siap untuk berangkat, maka semua sudah siap.

“Nanti begitu situasi membaik kan kita sudah siap. Dari kemenag seperti itu dan kita juga komunikasi bersama para stakeholders ya, tentu saja penerbangan menjadi bagian dari mitra kita,” imbuh Hilman.

Sementara untuk referensi biaya, saat ini juga sedang dalam pembahasan. Referensi biaya tengah diperbincangkan dengan PPIU, belum ditetapkan dalam KMK (Keputusan Menteri Keuangan),” tandasnya. (jpc/jm)

  • Dipublish : 3 Desember 2021
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami