Kemenkeu Terbitkan Tarif Sertifikasi Halal, Untuk UMK Gratis

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

JaringanMedia.co.id– Kemenkeu akhirnya menerbitkan ketentuan tarif sertifikasi halal yang diselenggarakan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kemenag. Biaya sertifikasi halal dipatok sampai Rp 5 juta.

Aturan tarif sertifikasi halal tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No.57/PMK.05/2021 tertanggal 3 Juni 2020. Ketentuan tarif sertifikasi halal terbagi dalam lima jenis. Sertifikasi halal untuk barang dan jasa dipatok Rp 300 ribu sampai Rp 5 juta. Kemudian tarif akreditasi Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) Rp 2,5 juta hingga Rp 17,5 juta. Tarif registrasi auditor halal Rp 300 ribu/orang, pelatihan auditor dan penyelia halal Rp 1,6 juta/orang sampai Rp 3,8 juta/orang. Lalu tarif sertifikasi auditor dan penyelia halal mulai Rp 1,8 juta/orang sampai Rp 3,5 juta/orang.

Baca Juga: BIN: 85 Persen Generasi Milenial Rentan Terpapar Radikalisme 

Di dalam peraturan tersebut diatur bahwa sertifikasi halal untuk UMK ditetapkan Rp 0 alias gratis. Ketua Halal Institute Andy Soebjakto Molanggato menyoroti ketentuan tarif untuk UMK yang dipatok Rp 0 alias gratis tersebut. Dia mengapresiasi akhirnya pemerintah mewujudkan jargon selama ini bahwa sertifikasi tidak memberatkan UMK karena digratiskan.

Baca Juga: BIN: 85 Persen Generasi Milenial Rentan Terpapar Radikalisme

“Dengan demikian kebijakan baru ini dapat dikatakan sangat mendukung, membantu, dan memfasilitasi pelaku UMK,” kata Andy kepada wartawan Rabu (16/6).

Ini sekaligus menampik tudingan sejumlah pihak selama ini yang menyebut bahwa sertifikasi halal bakal menyulitkan pelaku UMK. Meski begitu, Andy menyoroti adanya klausul atau ketentuan tarif sertifikasi halal Rp 0 untuk UMK yang menafsirkan dalam implementasinya tidak otomatis semua pelaku UMK dapat fasilitas biaya Rp 0 tersebut (jpc/jm)

  • Dipublish : 17 Juni 2021
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami