Kementan Lakukan Revitalisasi 33 Pasar Tani di Seluruh Indonesia

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

JAKARTA,– Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Hortikultura melakukan revitalisasi 33 pasar tani di seluruh Indonesia. Pembangunan ini dilakukan agar distribusi dan penjualan pangan ke masyarakat berjalan dengan lancar.

“Terlebih, pangan yang dijual langsung didapat dari para petani,” ujar Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Hortikultura Yasid Taufik dalam keterangan tertulisnya, Rabu (15/4).

Ia mengatakan bahwa pihaknya akan terus mendukung pendistribusian tersebut melalui anggaran pengadaan barang, sewa warehouse pergudangan, subsidi dan alat angkut. Selain itu, instruksi akan diberikan kepada seluruh pengelola pasar tani agar selalu dalam kondisi siap.

“Hal ini sejalan dengan arahan Bapak Menteri Pertanian (Syahrul Yasin Limpo) untuk senantiasa menjaga stabilisasi kebutuhan pangan masyarakat,” tambah dia.

Menurutnya, dengan melakukan koordinasi bersama Pasar Tani Seluruh Indonesia, maka kebutuhan pangan dapat segera disiapkan sekaligus melengkapi jaring pengaman sosial. Pasalnya, saat ini juga Indonesia sedang berjuang dalam memerangi Covid-19 yang juga menggerus perekonomian.

“Apalagi dengan banyaknya retail yang tutup bisa menjadi peluang yang bagus untuk memperkenalkan dan memanfaatkan pasar tani,” ucap dia.

Taufik juga menegaskan kalau Pasar Tani akan tetap buka meski saat ini tengah menghadapi penyebaran wabah Covid-19. “Sebagai contoh Pasar Tani Provinsi Aceh tetap beroperasi seperti biasa dengan mengacu pada standar dan SOP pemerintah pusat. Misalnya pembeli wajib cuci tangan, pengecekan suhu tubuh, menggunakan masker, dan diterapkannya jarak 1 meter,” terang dia.

Asal tau saja, pemerintah saat ini sudah memfasilitasi layanan penjualan online pasar tani dengan menyediakan gudang untuk stok buah-sayur, subsidi biaya angkut buah sayur dari lokasi sumber ke gudang pasar tani dan kebutuhan sarana pengemasan produk.

Adapun pasar Tani di 30 Provinsi dan 3 Kabupaten akan hadir menyediakan paket-paket bahan pangan yang terjangkau dengan yang mudah karena menggunakan online sistem dari rumah. Sebagai pelaksanaannya, pasar tani akan diintegrasikan dengan Sub Terminal Agribisnis yang ada di wilayah itu, sehingga bisa menghidupkan kembali Sub Terminal rantai pasok produk hortikultura. (jp)

  • Dipublish : 15 April 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami