Kena DBD, Ibu Hamil dan Anak 10 Tahun Meninggal

Ilustrasi
Ilustrasi
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

TEGAL – Masyarakat Kota Tegal perlu waspada terhadap penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Sebab, seorang ibu hamil (Bumil) berusia 22 tahun dan seorang anak baru gede (ABG) berusia 10 tahun meninggal dunia akibat digigit nyamuk mematikan tersebut.

Kasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (PPP) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tegal Imam Sahadat mengatakan, kejadian terbaru dialami oleh anak yang masih berusia 10 tahun. Anak tersebut meninggal setelah sebelumnya dirawat di RSI Harapan Anda Tegal.

Imam menyebut, anak berusia 10 tahun yang meninggal akibat digigit nyamuk itu berinisial H, warga Kelurahan Bandung, Kecamatan Tegal Selatan. Sebelumnya dirawat di RSI Harapan Anda sejak 12 Februari. ”Dirawat sebulan, hingga akhirnya 12 Maret dikabarkan meninggal,” kata Imam Jumat (13/3).

Sementara itu sebelumnya, pasien DBD seorang ibu hamil berusia 22 tahun yang dirawat di RSUD Kardinah juga mengalami hal serupa. Sayang, Imam masih enggan menyebutkan identitasnya tentang siapa satu korban ibu hamil tersebut. ”Dua korban yang meninggal merupakan kasus DBD ke-14 dan ke-15 sepanjang Januari hingga 12 Maret 2020,” jelasnya.

Dia menjelaskan, sampai Kamis, 12 Maret, total DBD ada 15 kasus. JIka dibandingkan dengan periode yang sama yakni pada 2019, kasus tersebut sebenarnya cenderung turun. Namun musim pancaroba dan iklim ekstrim ini mengharuskan masyarakat senantiasa giat PSN (Pemberantasan Sarang Nyamuk) dan menjaga Pola Hidup Sehat dan Bersih (PHBS).

Sebelumnya, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Tegal Yuli Prasetya mengungkapkan, sepanjang 2019, tercatat ada 90 kasus DBD. Tiga orang di antaranya harus kehilangan nyawa.

Menurut Yuli, Kota Tegal termasuk endemis demam berdarah. Karena itu, Yuli mengimbau masyarakat untuk menggencarkan PSN yang menjadi satu langkah antisipasi yang harus dikerjakan. ”Masyarakat kami minta agar melaksanakan PSN secara rutin. Setidaknya 4 sampai 5 hari sekali untuk membersihkan sarang nyamuk,” pungkasnya. (gus/fat/fin)

  • Dipublish : 14 Maret 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami