Ketahuan Poligami Tanpa Restu Istri, Lima ASN Pemkot Makassar Dipecat

Ilustrasi
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

MAKASSAR,— Selama 2019, puluhan aparatur sipil negara (ASN) Pemkot Makassar mendapat sanksi karena melakukan pelanggaran. Hukuman diberikan bervariasi, bergantung pelanggaran yang dilakukan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Makassar Basri Rakhman, mengatakan dari puluhan ASN yang diberi sanksi, sebanyak 10 orang di antaranya mendapat hukuman berat berupa diberhentikan dengan tidak hormat.

Basri mengatakan, pelanggaran yang dilakukan bervariasi. Mulai dari tindak pidana korupsi (tipikor), kriminalitas, indisipliner, hingga poligami.

Khusus untuk ASN yang diberhentikan karena pelanggaran poligami, kata Basri, tercatat ada lima orang. “Ada lima orang diberhentikan karena ketahuan poligami tanpa restu istri,” katanya.
Rerata poligami ASN diketahui karena ada laporan dari pasangannya masing-masing. Didominasi oleh ASN laki-laki yang melakukan pelanggaran.

Khusus untuk ASN yang mengalami penurunan pangkat, tercatat ada tiga ASN. Sedangkan yang dibebaskan dari jabatannya ada belasan orang. Termasuk mantan sekretaris camat.

(beritakotamakassar.fajar.co.id)

  • Dipublish : 16 Januari 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami