Ketua Forum PTT-GTT : Pemprov Lambat Selesaikan SK Honorer

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram

MAMUJU – Tuntutan Forum Pegawai Tidak Tetap dan Guru Tidak Tetap (PTT-GTT) atau honorer belum juga direalisasikan Pemprov Sulbar. Padahal tuntutan mereka sebelumnya SK dan kontrak kerja akan dikeluarkan September.

Ketua Forum PTT-GTT, Asraruddin menilai, pemprov tidak punya itikad baik terhadap nasib honorer di Sulbar. Masalah ini sudah berlarut-larut namun tak kunjung diselesaikan.

“Padahal apa susahnya bagi mereka segera meneken SK dan kontrak kerja itu, agar ribuan PTT-GTT mendapat haknya,” katanya, Selasa, 1 Oktober.

Saat ini sudah ada tambahan anggaran Rp2 miliar dari APBD Perubahan. Total anggaran untuk 3.600 lebih PTT-GTT di Sulbar kini mencapai Rp8,6 miliar.

“Kami sudah melapor ke Ombudsman dan BPK, infonya mereka akan turun audit setelah tahun anggaran berakhirb atau Januari 2020,” lanjutnya.

Sementara Kadis Pendidikan Sulbar, Arifuddin Toppo mengatakan, draft SK dan kontrak kerja 3.600 lebih PTT-GTT itu sudah ada di meja Sekprov Sulbar, Muhammad Idris. Dia juga mengaku tidak tahu alasannya sampai saat ini belum ditandatangani.

“SK sudah di meja Pak Sekda kalau tidak salah sudah ada disposisinya ke Biro Hukum. Tuntutan mereka sampai Oktober, jadi masih ada waktu” jelasnya.

Arifuddin melanjutkan, sembari menunggu SK, pihaknya bersama Badan Kepegawaian Daerah (BKD) sementara menyusun format tes kompetensi PTT-GTT. Tes tersebut akan membuat honorer akan berkurang.

Tes kompetensi ini, kata Arifuddin, berdasarkan temuan membeludaknya PTT-GTT di sekolah SMA/SMK sederajat. Bahkan sudah banyak yang tidak aktif masuk berkantor atau mengajar.

“Rujukan lainnya, Sulbar terendah hasil UNBK, yang mempengaruhi adalah guru. Seleksi ini diharapkan meningkat nantinya,” katanya.

(*)

  • Dipublish : 2 Oktober 2019
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami