Kisah Pria Yahudi yang Masuk Islam Karena Fakta Bulan Terbelah

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

PERISTIWA bulan terbelah yang diceritakan dalam Alquran dan riwayat-riwayat Islam, memang selalu menuai pro-kontra di kalangan barat. Hal ini dianggap mustahil bagi mereka yang tidak beriman kepada Alquran.

Namun kisah bulan terbelah telah menjadi musabab bagi sebagian orang untuk mendapat hidayah dan memeluk islam. Sebut saja David M. Pidcock. Pria Yahudi berkebangsaan Inggris ini, akhirnya memeluk Islam setelah membaca sepenggal ayat dalam surah Al-Qamar, dan menyaksikan pengakuan para astronom yang pernah ke Bulan.

Sebagaimana diceritakan Dr. Zaghlul, dalam bukunya Al-I’jaz Al-‘Ilmi fi As-Sunnah An-Nabawiyah Jilid I. Ia menceritakan tentang pengakuan Pidcock dalam sebuah ceramahnya beberapa tahun silam di fakultas kedokteran Universitas Cardiff di Wales, Inggris Barat.

“Telah dekat datangnya saat itu dan telah terbelah bulan” (QS Al Qomar;1). Pidcock mengatakan bahwa ayat pertama dari surah Al-Qamar ini lah yang menyebabkan ia masuk Islam di akhir dekade 70-an. Ceritanya, saat itu ia sedang melakukan kajian terhadap agama-agama dunia.

Salah satu teman Muslimnya menghadiahinya Al-Qur’an dan terjemahannya untuk dipelajarinya. Saat pertama kalinya ia membaca dalam Alquran adalah surah Al-Qamar. Ia langsung terkejut dengan salah satu ayat di dalamnya yang menerangkan bulan pernah terbelah.

Karena tidak percaya bahwa bulan pernah terbelah dan kemudian menempel kembali, maka ia tutup Al-Qur’an tersebut dan meninggalkanya begitu saja.

Beberapa tahun kemudian, tanpa disengaja ia melihat sebuah acara di BBC tentang perjalanan luar angkasa. Acara yang disiarkan pada tahun 1978 itu dipandu oleh penyiar Inggris terkenal bernama James Burke dengan menghadirkan tiga ilmuawan antariksa Amerika.

Dalam wawancara tersebut, dibahas perjalanan ruang angkasa yang menemukan satu fakta penting bagi mereka. Fakta tersebut adalah bahwa sesungguhnya bulan dahulu pernah terbelah kemudian melekat lagi, dan bekas-bekas yang membuktikan cerita ini masih terlihat di permukaan bulan dan membentang hingga ke dalamanya.

Begitu mendengar penuturan ini, Pidcock lalu tersentak kaget dan teringat akan surah Al-Qamar yang ia pernah baca. Kemudian ia pun masuk Islam. (dal/fin)

  • Dipublish : 20 Februari 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami