Klaster Sampoerna, 188 Warga Reaktif Covid-19

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

JaringanMedia.co.id,- Sebanyak 188 warga Kelurahan Rungkut Lor dan Kedung Baruk, Kecamatan Rungkut, Surabaya, dinyatakan reaktif Covid-19 setelah menjalani rapid test, Senin (11/5). Mereka diduga tertular virus corona dari klaster pabrik rokok Sampoerna di kawasan itu.

Kepala Satpol PP Surabaya Irvan Widyanto mengungkapkan, sebanyak 74 warga Rungkut Lor yang dinyatakan reaktif itu akan menjalani tes swab di RS Husada Utama hari ini.

“Rapid test berlangsung aman dan terkendali. Bahkan, ada usulan warga terdampak supaya diberikan vitamin dan obat obatan untuk meningkatkan imun,” katanya.

Nantinya warga yang hasil tes swabnya positif akan dikarantina di salah satu hotel di Surabaya. Tes swab tersebut dibiayai oleh Pemkot Surabaya.

Irvan menjelaskan, ada ratusan warga yang terpapar Covid-19 di wilayah Rungkut Lor Gang VII serta RW 02 dan RW 03 Kedung Asem, Kedung Baruk, Kecamatan Rungkut.

Penularan tersebut diduga bagian dari klaster pabrik rokok Sampoerna di Rungkut 2. Sebelumnya banyak karyawan Sampoerna yang tinggal di dua wilayah tersebut terkonfirmasi positif.

Sebagai tindak lanjut, Pemkot Surabaya menggelar rapid test di Rungkut Lor dan Kedung Baruk kemarin. Tes cepat tersebut diikuti 468 orang. Rinciannya, Rungkut Lor diikuti l 170 orang, RW 02 Kedung Baruk 112 dan RW 03 Kedung Baruk 149 orang, ditambah 37 warga luar Surabaya.

Adapun hasil rapid test diketahui sebanyak 188 warga dinyatakan reaktif. Dengan perincian: 74 orang berasal dari Rungkut Lor, 61 orang dari RW 02 Kedung Baruk, dan 53 orang dari RW 03 Kedung Baruk.

Karena itu, Irvan memberikan arahan agar setiap RW segera memblokade wilayah dan dijaga secara selektif. Selain itu, pihaknya mengimbau warga untuk menerapkan protokol kesehatan sebagai upaya memutus rantai Covid-19. (jp/fjr/jm)

  • Dipublish : 13 Mei 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami