Kloter Terakhir Berangkat dari Batam

FOTO: KEMENAG FOR FIN BERI PENGARAHAN: Penyelenggaraan ibadah haji mendekati fase puncak. Kurang dari 10 hari ke depan, jemaah akan menjalani prosesi Arafah-Muzdalifah-Mina atau Armuzna. Menag Lukman Hakim Saifuddin menyapa jemaah haji kloter 32 Embarkasi Makassar (UPG 32), di King Abdul Aziz International Airport (KAAIA) Jeddah, kemarin (31/07)
FOTO: KEMENAG FOR FIN BERI PENGARAHAN: Penyelenggaraan ibadah haji mendekati fase puncak. Kurang dari 10 hari ke depan, jemaah akan menjalani prosesi Arafah-Muzdalifah-Mina atau Armuzna. Menag Lukman Hakim Saifuddin menyapa jemaah haji kloter 32 Embarkasi Makassar (UPG 32), di King Abdul Aziz International Airport (KAAIA) Jeddah, kemarin (31/07)
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

JAKARTA – Hari ini (1/8) merupakan penerbangan terakhir dari Kelompok terbang (kloter) asal Provinsi Jambi. Rencana keberangkatan ke Tanah Suci, Mekkah, melalui embarkasi antara Batam. Dari data yang diterima Fajar Indonesia Network (FIN) total ada 165 jemaah yang secarafisik dan kesehatan siap diterbangkan.

Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Mohamad Nur Kholis Setiawan mengatakan kloter terakhri calhaj akan diberangkatkan ke Arab Saudi tergabung dengan kloter 28 embarkasi antara Batam. “Saat ini seluruh calhaj tersebut telah masuk asrama haji untuk melakukan pemeriksaan kesehatan tahap terakhir,” terangnya, kemarin (31/7).

Calon haji Jambi kloter terakhir tersebut berjumlah 165 orang. Mereka yang berasal dari Kota Jambi dan Kota Sungai Penuh tersebut tergabung dalam kloter nusantara, bersama calon haji dari Sumatra Barat dan Pekan Baru, Riau.

Berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh KKP Kelas III Jambi, seluruh calon haji tersebut layak terbang yang artinya kondisi kesehatan mereka dalam keadaan baik dan mampu melakukan perjalanan ke Tanah Suci, Mekkah.

Namun, calon haji kloter terakhir Provinsi Jambi itu masih sama dengan mereka pada kloter sebelumnya, di mana masih didominasi oleh calon haji dengan risiko tinggi. Dari 165 calon haji tersebut, 141 orang merupakan risiko tinggi.

“Calon haji kloter 27 daerah itu telah diberangkatkan ke Tanah Suci, Mekkah pada hari ini (kemarin, red), sekitar pukul 10.00 WIB melalui Bandara Hang Nadim Batam. Pada kloter 27 itu ada 454 orang diberangkatkan ke Tanah Suci, Mekkah,” terangnya.

Bersamaan dengan calon haji kloter 27 tersebut, terdapat lima orang tambahan, berasal dari Kabupaten Batanghari yang sempat mengalami gejala gagal ginjal. Kini kondisi kesehatannya telah membaik dan diizinkan berangkat ke Tanah Suci, Mekkah, sedangkan empat orang lainnya berasal dari Kota Jambi.

Sementara itu, Kepala Bidang Penerimaan dan Pemberangkatan Haji PPIH Embarkasi Medan, Farhan Indra menginformasikan tiga orang calon haji asal Kota Medan, ditunda keberangkatannya ke Tanah Suci Mekkah, karena mengalami sakit. “Ketiga calon haji itu, atas nama Dewi Adrianan Abdul Rifai Binti Abdul Rifai Hasibuan (57), sakit sebelum masuk Asrama Haji Medan,” kata Farhan.

Kemudian, menurut dia, calon haji Reskhi Jonia Anwar Binti Chaidir Anwar (53) dan calon haji Erionza Bainus Saidi Bin Bainus ST Saidi (57), sakit setelah masuk Asrama Haji Medan. “Ketiga calon haji tersebut, tergabung pada kelompok terbang (Klotee) 19 Embarkasi Medan,” ujar Farhan.

Ia menyebutkan, satu orang lagi calon jamaah haji asal Kota Tanjung Balai, atas nama Bulian Zabba Tampubolon Bin Jabbar (Alm) (74), tidak jadi berangkat ke tanah suci, karena sakit. “Jamaah haji tersebut sakit, sebelum masuk Asrama Haji Medan, dan tergabung pada Kloter 19 Embarkasi Medan,” ucap dia.

Farhan menjelaskan, dua orang jamaah haji mengisi seat yang sakit, atas nama Anwar Pardamean Pohan Bin Pardamean Pohan (65) eks Kloter 18 asal Kabupaten Batu Bara, dan Faridah Hanum Panjaitan Bin Muhammad Yusuf (62) eks Kloter 18 asal Kabupaten Batu Bara.

Sebanyak 391 orang calon haji Kloter 19 berangkat ke Tanah Suci dari Asrama Haji Medan melalui Bandara Internasional Kuala Namu, Kabupaten Deli Serdang, Rabu sekira pukul 18.30 WIB. Dari jumlah 391 calon haji tersebut, 204 orang dari Kota Medan, 172 orang dari Kota Tanjung Balai, tiga orang dari Kabupaten Deli Serdang, dua orang dari Kota Sibolga, dan dua orang Kabupaten Batu Bara.

Data di Panitia Pemberangkatan Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Medan, warga Sumatera Utara yang berangkat menunaikan ibadah haji pada 2019 sebanyak 8.641 orang.(ful/fin)

 

Sumber: fin.co.id

  • Dipublish : 1 Agustus 2019
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami