Korlantas Mulai Sebar Personel Pengamanan Mudik Idul Adha

Korlantas Polri mulai menyebar para personel untuk mengamankan Idul Adha. (Sabik Aji Taufan/JawaPos.com)
Korlantas Polri mulai menyebar para personel untuk mengamankan Idul Adha. (Sabik Aji Taufan/JawaPos.com)
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

JAKARTA– Kepala Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri Irjen Pol Istiono memimpin apel pelepasan personel yang bertugas mengamankan mudik Idul Adha 2020. Adapun personel yang dilepas hanya bersifat perbantuan untuk personel Polda jajaran.

“Momentum ini bagian daripada pelayanan publik pada masyarakat kepada para pengguna jalan kita yang kemungkinan momentum ini mau pulang kampung, mau jenguk keluarga,” kata Istiono di Lapangan NTMC Polri, Jakarta, Rabu (29/7).

Istiono memprediksi akan ada gelombang mudik. Sebab, Idul Adha tahun ini jatuh pada hari Jumat, sehingga diperkirakan akan dimanfaatkan banyak orang untuk liburan long weekend.

Adapun fokus pengaman yakni jalur Jakarta-Jawa Timur dan Jakarta-Sumatera. Pengamanan dilakukan di ruas jalan tol, arteri dan jalur ke lokasi wisata.

“Kegiatan ini tentunya di momen Idul Adha tidak saja di lebaran tapi di momen pemotongan kurban di titik-titik pemotongan kurban kita juga antisipasi,” imbuh Istiono.

Pengamanan di lokasi pemotongan hewan kurban sebab di beberapa titik pemotongan kerap dilakukn di ruas jalan rawan kepadatan lalu lintas. Dengan disiapkannya petugas di lokasi tersebut, bisa mengurai lalu lintas ketika kepadatan terjadi.

Lebih lanjut, mantan Kapolda Bangka Belitung itu menyampaikan, total personel yang dikerahkan mengamankan mudik Idul Adha sebanyak 15 ribu. Atau sepertiga dari jumlah personel lalu lintas diseluruh Indonesia.

“Kita membantu mudik untuk memperpancar arus saja. Bila ada masalah di lapangan kita sifatnya melayani publik yang melakukan aktivitas pulang kampung maupun kemungkinan ke daerah pariwisata,” jelas Istiono.

Pengamanan mudik Idul Adha sendiri berbeda dengan pengaman saat Idul Fitri lalu. Pengamanan kali ini hanya bersifat operasi biasa yang ditingkatkan, tidak seperti Idul Fitri yang merupakan operasi khusus mencegah adanya gelombang mudik karena pandemi Covid-19. (jp)

  • Dipublish : 29 Juli 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami