KPID Sulsel Adukan Televisi Kabel Tak Berizin ke Kapolda

Kepala Polda Sulawesi Selatan Inspektur Jenderal Polisi Merdisyam berbincang dengan ketua dan anggota KPID Sulawesi Selatan. (Ridwansyah Muchsin/Antara)
Kepala Polda Sulawesi Selatan Inspektur Jenderal Polisi Merdisyam berbincang dengan ketua dan anggota KPID Sulawesi Selatan. (Ridwansyah Muchsin/Antara)
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram

MAKASSAR – Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Sulawesi Selatan melaporkan televisi kabel yang beroperasi tanpa adanya sejumlah perizinan. KPID melaporkan itu langsung kepada Kepala Polda Sulawesi Selatan Inspektur Jenderal Polisi Merdisyam.

Ketua KPID Sulawesi Selatan Hasrul Hasan seperti dilansir dari Antara di Makassar mengatakan, mereka melaporkan hal itu saat bersilaturahmi dengan Kapolda Merdisyam. ”Kunjungan silaturahmi ini kami lakukan untuk memperkuat sinergitas sekaligus membahas beberapa program penyiaran sehat di Sulawesi Selatan,” ujar Hasrul.

Dia menjelaskan, salah satu fungsi KPID yakni tentang pengawasan lembaga penyiaran juga termasuk pengawasan terhadap konten siaran sesuai yang diatur dalam UU Nomor 32/2002 tentang Penyiaran. ”Komisi Penyiaran Indonesia, lahir atas amanat UU Nomor 32/2002. Salah satu tugas kami menjamin masyarakat untuk memperoleh informasi yang layak dan benar,” terang Hasrul.

BACA JUGA:  vaksinasi gotong royong segera dimulai

Menurut dia, di Sulawesi Selatan hanya 29 televisi kabel yang memiliki izin. Namun masih banyak yang melakukan siaran tanpa memiliki izin siaran. KPID fokus mengawasi penyiaran agar tidak terpapar berita-berita hoaks dan paham radikalisme.

Sementara itu, Kapolda Merdisyam menyambut positif kunjungan ketua dan anggota-anggota KPID Sulawesi Selatan. ”Kami sambut positif dan kami siap bersinergi dengan KPID Sulawesi Selatan. Kendati penyiaran khususnya televisi kabel, adalah hiburan masyarakat, namun harus tetap mematuhi regulasi sesuai perundang-undangan,” ujar Merddisyam.

”Kalau KPID ada rencana penertiban TV kabel tak berizin, silakan dikoordinasikan dengan Ditreskrimsus Polda Sulawesi Selatan. Kami juga akan turun bersama dengan KPID,” kata Merdisyam.

Selain itu, Polda Sulawesi Selatan juga akan menindaklanjuti audiensi KPID dengan melakukan kerja sama melalui MoU. Khususnya terkait dugaan pidana dalam Undang-Undang Penyiaran. (jm/jawapos)

  • Dipublish : 21 April 2021
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami