KPK Amankan USD 30 Ribu dari Hasil OTT BUMN Perindo

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode M Syarif mengatakan, Tim penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan uang suap sebesar USD 30 ribu atau lebih dari Rp 400 juta. Barang bukti itu terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang melibatkan pihak swasta dengan Direksi BUMN di bidang perikanan. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

JAKARTA,- Tim penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan uang suap sebesar USD 30 ribu atau lebih dari Rp 400 juta. Barang bukti itu terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang melibatkan pihak swasta dengan Direksi BUMN di bidang perikanan.

“Tim mengamankan barang bukti berupa uang sebesar USD 30 ribu atau lebih dari Rp400 juta,” kata Wakil Ketua KPK Laode M Syarif, Senin (23/9).

Dalam OTT yang dilakukan di Jakarta ini, lembaga antirasuah turut mengamankan sembilan orang. Tiga orang diantaranya adalah jajaran Direksi BUMN dari pegawai Perum Perindo dan pihak swasta importir.

KPK menduga, uang puluhan dollar Amerika Serikat itu merupakan fee terkait kuota impor ikan jenis tertentu yang diberikan Perum Perindo pada pihak swasta.

“Diduga uang ini merupakan fee jatah kuota impor ikan jenis tertentu yang diberikan Perum Perindo pada pihak swasta. Salah satu jenis ikan yang teridentifikasi saat ini adalah ikan jenis frozen pacific mackerel atau ikan Salem,” ujar Laode.

Sejumlah pihak yang diamankan telah dibawa ke Gedung KPK. Mereka tengah dilakukan pemeriksaan secara intensif.

“Kami sedang melakukan pemeriksaan secara intensif terhadap pihak-pihak yang diamankan tersebut di kantor KPK, Jakarta,” ucap Laode.

Lembaga antirasuah akan meningkatkan status pihak-pihak yang diamankan setelah melakukan pemeriksaan selama 1×24 jam.

“Sesuai dengan hukum acara yang berlaku, KPK diberikan waktu paling lama 24 jam untuk menentukan status hukum perkara ini dan status hukum pihak-pihak yang diamankan,” pungkasnya. (jp)

 

Sumber: jawapos.com

  • Dipublish : 24 September 2019
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami