KPK Jebloskan Penyuap Bupati Solok Selatan Masuk Bui

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

JAKARTA – Pemilik PT Dempo Bangun Bersama atau Dempo Grup Muhammad Yamin Kahar dijebloskan ke bui oleh

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Tersangka kasus dugaan suap proyek pembangunan infrastruktur Jembatan Ambayan dan Masjid Agung di Solok Selatan ini selama 20 hari ke depan.

Pelaksana Tugas Juru Bicara bidang Penindakan KPK Ali Fikri mengatakan, keputusan menahan Yamin diambil usai menjalani pemeriksaan sebagai tersangka. Yamin akan mendekam di Rumah Tahanan (Rutan) Cabang K4 KPK di belakang Gedung Merah Putih KPK.

“Hari ini kami melakukan penahanan terhadap tersangka MYK (Muhammad Yamin Kahar), pihak swasta yang juga sebagai pemberi untuk perkara dugaan suap pengadaan barang dan jasa pembangunan masjid dan jembatan di Kabupaten Solok Selatan untuk 20 hari ke depan,” ujar Ali Fikri di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta, Rabu (22/1).

Ditemui usai pemeriksaan, Yamin Kahar enggan berbicara banyak mengenai keterlibatannya dalam perkara ini. Ia hanya menyebut kontraktor proyek sebagai pihak yang paling bertanggung jawab. Namun, ia tak mengungkap dengan jelas siapa pihak yang dimaksud.

“Iya (paling untung), kontraktornya. Enggak kenal (nama),” kata dia sambil memasuki mobil tahanan.

Diketahui, KPK menetapkan Muzni dan Yamin sebagai tersangka kasus dugaan suap proyek pembangunan infrastruktur berupa Masjid Agung Solok Selatan, dan pembangunan jembatan Ambayan. Muzni diduga menerima suap sebesar Rp460 juta dari Yamin terkait proyek pembangunan jembatan Ambayan yang memiliki pagu anggaran Rp14,8 miliar.

Sementara terkait dengan proyek pembangunan Masjid Agung Solok Selatan, Yamin juga telah memberikan uang pada sejumlah bawahan Muzni yang merupakan pejabat di Pemerintahan Kabupaten Solok Selatan. Secara total, Yamin setidaknya telah menggelontorkan sekitar Rp315 juta untuk menyuap bawahan Muzni. (fin)

  • Dipublish : 23 Januari 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami