KPK OTT Bupati Indramayu Terkait Dugaan Suap Proyek Dinas PU

Ilustrasi: penyidik KPK menunjukan barang bukti sejumlah uang hasil korupsi. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
Ilustrasi: penyidik KPK menunjukan barang bukti sejumlah uang hasil korupsi. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram

JAKARTA,- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikabarkan kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) pada Selasa (15/10) dini hari.  Berdasar informasi, salah satu pihak yang turut dicokok dalam operasi senyap ini adalah Bupati Indramayu, Supendi dan empat orang lainnya.

Operasi penindakan ini pun dibenarkan oleh Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan. “Iya benar,” kata Basaria saat dikonfirmasi, Selasa (15/10).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, selain Supendi, terdapat sejumlah pihak lain yang turut diamankan tim penindakan KPK, seperti ajudan bupati hingga pihak swasta. Para pihak tersebut ditangkap lantaran diduga terlibat dalam transaksi suap.

Sementara juru bicara KPK Febri Diansyah membenarkan adanya OTT KPK tersebut. “Menjelang Senin (14/10) tengah malam ada kegiatan tim KPK di Indramayu. Sekitar lima orang sudah dibawa ke gedung KPK,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Selasa (15/10).

KPK menduga, pihak yang diamankan salah satunya Bupati Indramayu diduga terlibat transaksi suap terkait proyek Dinas Pekerjaan Umum. “Ada dugaan transaksi terkait proyek di Dinas PU,” terang Febri.

Hingga kini, lima orang yang diamankan telah dibawa ke gedung KPK. Mereka saat ini tengah dalam pemeriksaan intensif tim satgas KPK.

“Bupati, ajudan, pegawai, rekanan, kepala dinas dan beberapa pejabat dinas PU lain. Mereka sedang dalam pemeriksaan intensif,” tukas Febri.

Hingga kini, KPK sendiri belum memberikan keterangan resmi terkait OTT tersebut. Ketua KPK Agus Rahardjo dan Wakil Ketua KPK Saut Situmorang belum mau menjelaskan secara rinci terkait operasi senyap tersebut. (jp)

  • Dipublish : 15 Oktober 2019
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami