KPK OTT Bupati Lampung Utara, Diduga Terkait Proyek di Dinas PU atau Koperindag

Petugas KPK menunjukkan barang bukti hasil operasi tangkap tangan (OTT) beberapa waktu lalu (Dery Ridwansah/ JawaPos.com )
Petugas KPK menunjukkan barang bukti hasil operasi tangkap tangan (OTT) beberapa waktu lalu (Dery Ridwansah/ JawaPos.com )
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram

JAKARTA,-  Tim penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Lampung Utara, Agung Ilmu Mangkunegara. KPK menduga, Agung menerima suap terkait proyek di Dinas Pekerjaan Umum atau Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) di Kabupaten Lampung Utara.

Selain mengamankan pihak kepala daerah, lembaga antirasuah pun turut mengamankan tiga orang lainnya yang terdiri dari unsur kepala dinas dan pihak swasta. Barang bukti uang pun turut diamankan KPK.

“Diduga terkait proyek di Dinas PU atau Koperindag di Kabupaten Lampung Utara,” kata Wakil Ketua KPK Laode M Syarif melalui pesan singkatnya, Minggu (6/10).

Saat ini, tim penindakan KPK telah melakukan penyegelan terhadap sejumlah benda dan lokasi yang terkait dengan operasi kedap tersebut. Barang bukti uang yang turut diamankan, kini tengah dalam penghitungan KPK.

Terjaring OTT KPK, Jumlah Harta Kekayaan Bupati Lampung Utara

“Barang bukti uang sedang dihitung jumlahnya. Untuk pengamanan awal, tim telah menyegal sejumlah benda dan lokasi,” ucap Laode.

Kini empat orang yang diamankan tengah dalam pemeriksaan penyidik KPK. Dalam waktu paling lama 24 jam akan ditentukan status hukum perkara dan orang-orang yang diamankan.

“Direncanakan pihak yang diperlukan akan dibawa besok ke Jakarta. Informasi lebih lanjut tentang penanganan perkara ini akan disampaikan melalui konferensi pers di KPK, Senin (7/10),” pungkasnya. (jp)

  • Dipublish : 7 Oktober 2019
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami