KSAD Andika Sudah dapat Laporan Keberadaan Pratu Lucky yang Membelot ke KKB

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram

JARINGAN MEDIA – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa telah mendapat laporan keberadaan prajuritnya berpangkat Pratu Lucky Y. Matuan, yang membelot gabung ke Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Lucky diketahui masih berada di Papua.

“Saya dapat laporan keberadaannya, tapi masih secara umum ada di Papua,” kata Andika di Pomdam Jaya, Jakarta, Selasa (20/4).

Kendati demikian, Andika tidak merinci lokasi Lucky. Saat ini upaya pengejaran terus dilakukan kepada yang bersangkutan.

Lebih lanjut, Andika mengatakan, kasus seorang prajurit membelot dari satuannya sudah terjadi berulang kali. “Walau tidak sama persis tapi prajurit yang lari atau tinggalkan dinas dan tidak kembali lagi itu cukup sering,” jelasnya.

Motif merka melakukan itu pun berbeda-beda. “Ada yang karena utang, ada yang karena mungkin merasa tidak cocok, ada yang mungkin karena masalah susila, macem-macem itu begitu banyak,” pungkas Andika.

Diketahui, di tengah upaya aparat keamanan menindak tegas Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua, seorang personel TNI malah bergabung dengan kelompok itu. Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III pun sudah membenarkan hal tersebut. Mereka mengakui ada prajurit TNI AD yang berpaling dengan cara menjadi bagian KKB.

Keterangan tersebut disampaikan oleh Kepala Penerangan (Kapen) Kogabwilhan III Kolonel Czi I. G. N. Suriastawa. Dia menyebut, informasi yang kali pertama diwartakan oleh media pendukung KBB itu terjadi sekitar dua bulan lalu. “Walaupun hal itu benar, tetapi kejadiannya 12 Februari 2021 yang lalu,” ungkap dia kemarin (16/4). Personel Angkatan Darat yang bergabung ke KKB merupakan prajurit batalyon infanteri.

Nama prajurit tersebut Lucky Y. Matuan atau biasa dipanggil Lukius. Sebelum bergabung dengan KBB, Lukius berpangkat pratu. Dia merupakan anggota di Batalyon Infanteri 410/Alugoro yang bermarkas di Jawa Tengah. Meski baru diberitakan, Suriastawa memastikan kejadian tersebut sudah lama. TNI AD juga sudah mengambil langkah tegas. Lukius kini sudah dipecat dan berstatus desersi. Dia dianggap telah berkhianat kepada NKRI. (jm/jawapos)

  • Dipublish : 20 April 2021
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami