Lagi, Pegawai Bank Terpapar

Ilustrasi: Pixabay
Ilustrasi: Pixabay
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

JAKARTA – TIM Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bangka Belitung (GTPPC-19 Babel) membenarkan satu penambahan pasien terkonfirmasi positif Corona Virus (Covid-19) per 15 Juli 2020, Rabu, kemarin.

Disampaikan Juru bicara GTPPC-19 Babel Andi Budi Prayitno, satu pasien ini berdasarkan road screening yang dilakukan oleh Tim GTPPC-19 Pangkalpinang kepada karyawan/pegawai salah satu bank di Pangkalpinang.

“Pasien berinisial E-A-S, 22 tahun, laki-laki, OTG, berdomisili di perumahan Selindung, Gabek. KTP pasien beralamat di Belitung Timur. Dari hasil uji PCR pada 15 Juli 2020 dinyatakan terkonfirmasi Covid-19. Sejak saat itu diisolasi dan menjalani penanganan di BKPSDMD,” paparnya.

Dengan bertambahnya satu pasien ini, lanjut Andi, total kasus positif Covid-19 sebanyak 175 orang. dengan detail sebaran sebagai berikut Pangkalpinang 50 kasus (bertambah 1), Kabupaten Bangka 59 kasus, Bangka Tengah 16 kasus, Bangka Barat 22 kasus, Bangka Selatan 9 kasus, Belitung 17 dan Belitung Timur 2 kasus.

Dalam kesempatan itu juga, Andi juga mengabarkan tentang kabar pasien sembuh. Setidaknya ada empat penambahan pasien sembuh yang berasal dari Pangkalpinang yang merupakan klaster pasien dokter KO, yang kini masih dalam perawatan.

“Yang pertama T-D-U, 22 tahun, perempuan, beralamat di Jalan Depati Bahrin, Opas Indah, Tamansari. Sejak 1 Juli 2020 sampai dengan 15 Juli 2020 menjalani perawatan di Ruang Isolasi Covid-19 RSBT Pangkalpinang dan penanganan di LPMP. Dari hasil tes swab PCR pada 1 Juli 2020 dinyatakan positif Covid-19, dan dari tes swab PCR pada 13 dan 14 Juli 2020 diperoleh hasil negatif. Diketahui bahwa T-D-U adalah menantu dari K-O,” ujarnya.

Yang kedua, N-G, 32 tahun, laki-laki, beralamat di Jalan Depati Bahrin, Opas Indah, Tamansari. Sejak 4 Juli 2020 sampai dengan 15 Juli 2020 menjalani penanganan di LPMP. Dari hasil tes swab PCR pada 4 Juli 2020 dinyatakan positif Covid-19, dan dari tes swab PCR pada 13 dan 14 Juli 2020 diperoleh hasil negatif.

“Diketahui bahwa N-G adalah kakak dari T-D-U, anak dari L-I, orang terkonfirmasi Covid-19. Termasuk dalam Klaster K-O,” tambahnya.

Yang ketiga, R-A, 36 tahun, laki-laki, beralamat di Jalan Depati Bahrin, Opas Indah, Tamansari. Sejak 4 Juli 2020 sampai dengan 15 Juli 2020 menjalani penanganan di LPMP. Dari hasil tes swab PCR pada 4 Juli 2020 dinyatakan positif Covid-19, dan dari tes swab PCR pada 13 dan 14 Juli 2020 diperoleh hasil negatif.

“Diketahui bahwa R-A adalah kakak dari T-D-U, anak dari L-I, orang terkonfirmasi Covid-19. Termasuk dalam Klaster K-O,” jelasnya.

Yang terakhir, R-O, 53 tahun, perempuan, beralamat di Jalan Depati Bahrin, Opas Indah, Tamansari. Sejak 4 Juli 2020 sampai dengan 15 Juli 2020 menjalani penanganan di LPMP. Dari hasil tes swab PCR pada 4 Juli 2020 dinyatakan positif Covid-19, dan dari tes swab PCR pada 13 dan 14 Juli 2020 diperoleh hasil negatif. “Diketahui bahwa R-O adalah adik dari L-I, orang terkonfirmasi Covid-19. Termasuk dalam Klaster K-O,” jelasnya lagi.

Dengan adanya empat penambahan pasien sembuh, maka total kesembuhan ini sebanyak 149 pasien dan yang sedang dirawat sebanyak 24 pasien atau 85,14 persen. Sementara data Orang Tanpa Gejala (OTG), diterangkan Andi, saat ini berjumlah 3.393 orang atau bertambah sehari sebelumnya. Orang Dalam Pemantauan (ODP) ada 1.129 orang, dan Pasien Dalam Pengawasan sebanyak 153 pasien.

“Sementara kompilasi jumlah Spesimen Swab Test (PCR/TCM) yang diperiksa hingga saat ini berjumlah 2.162 sampel dengan hasil positif 175, negatif 1.814 sampel dan dalam proses pemeriksaan 176 sampel,” demikian Andi.

Sementara itu, Wakil Ketua Tim Gugus Tugas Pencegahan Covid-19 Kota Pangkalpinang, dr Masagus M Hakim M Kes menyebut, dengan tambahan satu kasus pegawai Bank itu, berarti total positif covid-19 di Kota Pangkalpinang tembus 50 kasus.

Di sisi lain, Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (GTPPC-19) Bangka Belitung (Babel), Mikron Antariksa mengatakan, Babel berpeluang untuk melaksanakan New Normal atau adaptasi kebiasaan baru.

Kendati dalam beberapa hari terakhir ada penambahan kasus baru, namun berdasarkan zona yang ada dikeluarkan gugus tugas nasional, daerah di Babel termasuk zona hijau.

“Bisa diterapkan oleh kabupaten/kota terkait new normal atau adaptasi kebiasaan baru ini. Kami masih menunggu pengajuan untuk hal tersebut. Dan secara zona yang dikeluarkan gugus tugas nasional, daerah di Babel ini masuk zona hijau,” ujar Mikron, Rabu (15/6).

Mikron juga menekankan, dalam penerapan new normal atau adaptasi kebiasaan baru ini harus ada ketegasan dan pengawasan yang ketat menjalankan protokol kesehatan Covid-19. Hal inilah yang sepenuhnya diterapkan warga di Babel dalam menjalankan protokol kesehatan Covid-19 ini.

“Mereka hanya menjalankan normalnya saja, bukan new normal. Tapi petugas harus terus bergerak secara masif, mensosialisasikan dan edukasi ke masyarakat supaya dalam menjalankan protokol kesehatan Covid-19 dengan baik,” paparnya.

Ditambahkan Mikron, kepada masyarakat Babel terus diimbau supaya dapat menjalankan protokol kesehatan Covid-19 dalam menjalankan aktivitas sehari-hari dan menjadikannya sebagai budaya dalam kesehariannya. “Ayo, jalankan protokol kesehatan Covid-19 ini, sehingga menjadi budaya, hal ini demi kebaikan bersama,” pungkas Mikron.(jua/pas)

  • Dipublish : 17 Juli 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami