Lapas Pasuruan Sementara Tak Terima Tahanan Baru

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram

PURWOREJO,– Jumlah warga binaan (WB) yang ada di Lapas IIB Pasuruan terus menurun. Usai dilakukan asimilasi oleh Kemenkum HAM beberapa waktu lalu, saat ini jumlah WB yang dimiliki Lapas hanya tersisa 550 orang. Ini, setelah pihak Kemenkum HAM mengeluarkan kebijakan untuk menghentikan penerimaan tahanan baru.

Kalapas IIB Pasuruan Wahyu Indarto mengungkapkan, pihaknya mencatat saat ini ada 477 narapidana dan 73 tahanan. Jumlah ini sudah jauh menurun dibandingkan pada awal tahun 2020 karena saat itu jumlah WB tercatat pernah mencapai di atas 600 orang. Penurunan ini tidak terlepas adanya program asimilasi yang diberikan pada WB yang sudah menjalani masa hukuman selama 2/3.

“Saat ini jumlah WB jauh lebih berkurang. Ini, tidak terlepas dari kebijakan yang dikeluarkan oleh Kemenkum HAM. Tercatat saat ini total ada 550 orang,” ungkapnya.

Untuk sementara penerimaan tahanan baru dihentikan. Sekarang tahanan dari Polres Pasuruan Kota yang kasusnya sudah dilimpahkan ke kejaksaan, tetap ditahan di kepolisian. Ini, juga terjadi meskipun masa tahanan mereka di atas 60 hari.

Informasi yang diterimanya, bagi tahanan yang sudah dilimpahkan ke kejaksaan, persidangan akan dilakukan di kejaksaan dan dijemput oleh pihak kejaksaan dari tahanan Mapolres setempat. Usai menjalani sidang, tahanan akan dikembalikan lagi ke tahanan polres. Hal ini akan berlaku meskipun tahanan sudah dijatuhi putusan dari majelis hakim.

“Meski sudah ditetapkan hukumannya, mereka tetap ditahan di polres. Karena ada kebijakan sementara Lapas dan Rutan di seluruh Indonesia tidak menerima tahanan baru dahulu,” sebut Wahyu. (riz/fun/radarbromo.co.id)

  • Dipublish : 6 Mei 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami