Larangan Mudik Demi Cegah Penyebaran Covid-19 akan Dikaji Kemenhub RI

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

JaringanMedia.co.id, JAKARTA, – Pemerintah Indonesia saat ini terus melakukan langkah-langkah pencegahan terkait penyebaran Covid-19, seperti kebijakan work from home (WFH). Kemudian, salah satu kebijakan yang akan dikeluarkan adalah pelarangan mudik lebaran 2020.

Direktur Jenderal (Dirjen) Hubungan Darat Kemeterian Perhubungan (Kemenhub) Budi Setiyadi mengatakan bahwa hal itu masih dalam pengkajian secara seksama bersama pihak terkait.

“Apakah dalam pembatalan mudik pemerintah akan melakukan himbauan atau larangan kita ada tahapan sekarang himbauan dulu, namun ada juga rekomendasi ini harus dilarang,” kata dia dalam Telekonferensi Pers, Jumat (27/3).

Menurutnya, jika hanya memberikan himbauan, para masyarakat akan tetap melakukan mudik, makanya akan ada kebijakan untuk pelarangan mudik. Padahal, sebetulnya himbauan itu sendiri merupakan langkah dalam mencegah adanya penambahan zona-zona merah di Indonesia.

Rencananya, Kemenhub bersama dengan para pihak terkait, seperti Korlantas Polri, TNI hingga Jasamarga akan melakukan pengawasan jikalau ada masyarakat yang nekat mudik. Salah satunya memutuskan akses mudik, seperti di jalan tol dan jalan nasional.

“Kita akan meyiapkan skema-skema dengan Korlantas Polri, kita akan melakukan penyekatan, yang menggunakan jalan tol, nasional dan kalau sudah terlanjut akan kita kembalikan, kita akan melakukna penutupan di pintu-pintu Jabodetabek,” tutur dia.

Budi juga mengungkapkan, pelarangan ini rencananya akan diterapkan pada H-7 sebelum lebaran. Namun, itu semua harus menunggu rapat terbatas (Ratas) bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi), di mana hal itu disebutkan akan berlangsung pada Senin (30/3) mendatang.

“Kemarin sih ada rekomendasi H-7 (sebelum lebaran), Ratas rencananya senin, mungkin ada keputusan yg lebih fix,” tutupnya. (jp/jm)

  • Dipublish : 27 Maret 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami