Luhut: Penanganan Covid-19 Bisa jadi Contoh Penyelesaian Masalah Lain

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

JaringanMedia.co.id – Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menyebut, penanganan Covid-19 di Indonesia bisa menjadi model dalam penyelesaian masalah lain. Dalam menyelesaikan masalah, dibutuhkna kolaborasi dan sinergi antar kementerian dan lembaga.

“Jangan bekerja sendiri-sendiri, dan merasa segmented karena itu tidak akan menyelesaikan masalah dengan baik. Kalau kita belajar dari penanganan Covid-19 itu memang dikerjakan dengan satu tubuh. Semua bekerja satu tim, bahu membahu,” pesan Luhut kepada pengawasa industri keuangan, Rabu (5/1).

Luhut menekankan agar Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dapat lebih memperkuat soliditas kerja tim dan mampu menyelesaikan secara holistik berbagai permasalahan. Sebab, OJK berperan sangat besar dalam mengawasi sektor keuangan.

“Saya ingin menyampaikan kita bicara mudah, tapi bagaimana kita mengeksekusi rencana itu. Presiden berpesan agar mencontoh penyelesaian Covid-19 dan menjadi model dalam penyelesaian masalah dalam kehidupan kita,” tuturnya.

“Kalau kita lakukan dengan teamwork, senang hati, kita bekerja sungguh-sungguh, tidak merasa paling hebat atau paling tahu, maka masalah akan terselesaikan,” ungkapnya lagi.

Luhut berharap, komisioner dan kepala OJK dapat saling bekerja sama. “Pasar modal menjadi sangat penting dan pengawasannya juga penting karena sumber-sumber dana yang bisa gunakan untuk trading,” imbuhnya.

Di sisi lain, dia juga berpesan agar masyarakat tidak jumawa ketika kasus Covid-19 melandai bahkan turun. “Mari kita terus menaati protokol kesehatan, pakai masker dan cuci tangan. Sekali lagi saya mengucapkan Selamat Tahun Baru 2022 semoga Tuhan Yang Maha Kasih selalu memberkati kita semua,” pungkasnya.

Sementara, Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso juga menyampaikan bahwa OJK membutuhkan dukungan dari semua pihak dalam menjalankan tugasnya dalam pengawasan di sektor jasa keuangan. Dia mengakui, alam melaksanakan fungsi dan tugasnya, OJK tidak bisa sendiri, tetapi butuh sinergi dan dukungan seluruh pemangku kepentingan.

“Sehingga sektor jasa keuangan bisa memberikan kontribusi terbaiknya dalam mendukung perekonomian nasional, mengurangi kemiskinan, dan akses masyarakat di sektor keuangan terutama pada masa-masa Covid-19,” tutupnya. (jpc/jm)
  • Dipublish : 5 Januari 2022
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami