Mahasiswa Antusias Jadi Relawan Tenaga Kesehatan

SENTRAL VAKSINASI: Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menerima kunjungan tim dari Mabes Polri saat meninjau gerai vaksin di WEP beberapa waktu lalu. (Galih Wicaksono/Jawa Pos)
SENTRAL VAKSINASI: Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menerima kunjungan tim dari Mabes Polri saat meninjau gerai vaksin di WEP beberapa waktu lalu. (Galih Wicaksono/Jawa Pos)
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

JaringanMedia.co.id– Antuasiasme masyarakat untuk menjadi relawan tenaga kesehatan (nakes) Gresik Tangguh, terbilang luar biasa. Sejak dibuka pendaftaran pada 17 Juli lalu, jumlah pelamar sudah sebanyak 166 orang. Dari jumlah tersebut, 40 persen adalah para mahasiswa semester akhir.

Menurut dr Singgih Widi Pratomo, koordinator relawan nakes Gresik Tangguh, jumlah pendaftar telah mencapai 166 orang. Memang tidak ada batasan untuk rekrutmen relawan nakes tersebut. ‘’Yang jelas, seperti permintaan Pak Bupati (Fandi Akhmad Yani) mereka nanti diperbantukan untuk percepatan vaksinasi,’’ ujarnya Sabtu (24/7).

Yang cukup menggembirakan, sebagian besar relawan itu adalah anak-anak muda atau para mahasiswa. Mereka ikut terpanggil untuk bersama-sama menangani pandemi Covid-19. ‘’Banyak sekali yang dari pendidikan D-3 Akademi Perawat dan Akademi Kebidanan,’’ kata Singgih.

Selain itu, lanjut dia, ada juga yang berlatar berlakang dokter, perawat, bidan, apoteker, ahli gizi, analis laboratorium, hingga lulusan SMK Farmasi. ‘’Prioritas untuk percepatan pelaksanaan vaksinasi masyarakat Gresik. Namun, tidak menutup kemungkinan para relawan nakes tersebut juga akan diperbantukan untuk penguatan bantalan sosial di posko-posko darurat Covid-19,’’ ungkapnya.

Kepala Dinas Kesehatan Pemkab Gresik drg Saifuddin Ghozali menyatakan, pihaknya memang sudah menyusun program akselerasi vaksinasi. Pusat vaksinasi akan disebar. Yakni, wilayah selatan, tengah, dan utara. Untuk saat ini gerai vaksin bersama masih tersentral di gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) Jalan Agung Suprapto. ‘’Sistemnya nanti tidak jauh beda seperti di WEP,’’ ucapnya.

  • Dipublish : 26 Juli 2021
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami