Mahfud MD Bilang Penusuk Ali Jaber Gila atau Tidak Tetap ke Pengadilan

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

JAKARTA– Menteri Polhukam Mahfud M.D. menegaskan, tersangka penusuk ulama Ali Jaber akan tetap dibawa ke pengadilan kendati ada pihak mengatakan yang bersangkutan gila.

”Kalau mau bilang pelakunya gila biar pengacaranya yang membuktikan di pengadilan,” kata Mahfud seperti dilansir dari Antara di Padang, Kamis (17/9).

Dia membantah pandangan yang menyatakan kalau tersangka gila, kasusnya akan ditutup polisi karena tidak layak diperkarakan. ”Polisi sudah punya data dan bukti, biar hakim yang memutuskan, kalau kasusnya ditutup polisi nanti dicurigai lagi,” ujar Mahfud.

Dia melihat kasus itu amat sensitif sehingga tidak bisa diperlakukan sebagaimana kasus umum lain yang ditutup jika tersangka dinyatakan gila. Kasus penusukan ulama sebelumnya juga akan diselidiki lagi karena berdasar investigasi melihat jaringan dan modelnya sama.

”Orangnya nusuk kiai, belum lama tinggal di daerah itu kemudian dianggap gila,” terang Mahfud.

Dia menilai pada kasus itu biar pengacara yang membela jika memang tersangka gila termasuk menghadirkan dokter dan saksi-saksi untuk kemudian diputuskan hakim. Mahfud menceritakan, usai kejadian penusukan Ali Jaber awalnya muncul spekulasi bahwa itu adalah pekerjaan rezim sehingga dia memberikan pernyataan kasus itu harus diusut tuntas.

Dia pun memastikan, hal itu bukan operasi intelijen. Apalagi Ali Jaber sering datang ke istana dan bersahabat dengan pemerintah. ”Kemudian muncul lagi alasan pelaku gila sehingga ada anggapan kasus ini akan ditutup namun saya memastikan kasus ini akan kita buka dengan terang dan polisi sudah bertindak cepat,” kata Mahfud. (jp)

  • Dipublish : 17 September 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami