Mahfud: Segera Tangkap Djoko Tjandra, Jebloskan ke Penjara

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD memerintahkan Jaksa Agung ST Burhanuddin untuk segera menangkap narapidana dan buronan kelas kakap, Djoko S. Tjandra. Perintah itu sudah dia sampaikan langsung kepada Jaksa Agung melalui sambungan telepon.

“Saya tadi sudah bicara dengan Jaksa Agung supaya segera menangkap buronan Djoko Tjandra. Ini adalah buronan yang masuk dalam DPO oleh sebab itu Kejaksaan Agung maupun Kepolisian harus segera menangkapnya,” kata Mahfud di Jakarta, Kamis (2/7).

Dia menyampaikan, meskipun Djoko akan mengajukan Peninjauan Kembalia (PK) tidak menjadi pembenaran jika dia bisa bebas berkeliaran. “Tidak ada alasan bagi orang yang DPO meskipun dia mau minta PK lalu dibiarkan berkeliaran,” ucapnya.

Selain itu, berdasarkan Undang-undang, pihak yang mengajukan PK harus hadir di pengadilan. Jika tidak maka PK tidak bisa dilakukan. “Oleh sebab itu ketika hadir di Pengadilan, saya minta Polisi dan Kejaksaan untuk menangkapnya dan segera dijebloskan ke penjara sesuai dengan putusan pengadilan yang telah inkracht,” jelas Mahfud.

Baginya tidak boleh ada penundaan hukum bagi pihak yang sudah menempuh jalur PK. Sebab, itu merupakan langkah hukum terakhir dalam sebuah peradilan. “Itu saja demi kepastian hukum dan perang melawan korupsi,” pungkas Mahfud.

Sebelumnya, Djoko Tjandra menjadi buron kasus cessie Bank Bali sejak 2019 diketahui masuk ke Indonesia dan sempat mendaftarkan PK di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Joko masuk ke Indonesia tanpa terdeteksi oleh pihak imigrasi sehingga bisa melenggang bebas di dalam negeri. (jp)

  • Dipublish : 3 Juli 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami