Marak Begal saat Pandemi, DPR: Tembak Saja!

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

JaringanMedia.co.id — Kejahatan jalanan semakin marak terjadi jelang bulan Ramadan. Ditambah dengan lengangnya jalan raya karena penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di sejumlah daerah.

Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, memgaku prihatin melihat kejahatan begal yang semakin nekat bahkan telah mengalami peningkatan dalam beberapa waktu di sejumlah daerah.

Ia pun mendorong aparat terkait agar tidak ragu-ragu untuk memberikan sanksi hukuman tegas para pelaku kriminal di masa pandemi.

“Saya mendukung polisi untuk mengambil tindakan tegas. Masalahnya mereka bawa senjata tajam, terus terkenal sadis dalam melakukan aksinya. Jadi kalau memang ketahuan dan kabur, ya kalau perlu tembak di tempat, ditembak saja,” tegas Sahroni dalam keterangan persnya, Rabu (22/4/2020).

Tindakan tegas aparat diyakini akan menjadi alarm bagi para pelaku begal sehingga memberi efek jera kepada kawanan begal lainnya yang berniat untuk melakukan tindakan kriminal tersebut.

Pasalnya kejahatan begal sudah meresahkan masyarakat, bahkan memperkeruh keadaaan di masa pandemi Covid-19.

“Hal ini diperlukan untuk menjamin rasa aman di masyarakat,” ujar Sahroni.

Lebih lanjut, Politisi Fraksi Partai NasDem ini juga meminta jajaran Kepolisian memprioritaskan keamanan di lingkungan permukiman masyarakat dan lokasi-lokasi yang dirasa rawan kejahatan.

Di masa penerapan PSBB keberadaan pelaku begal, dan tindakan kriminal lainnya sudah sangat meresahkan. Sahroni pun mengingatkan masyarakat agar selalu waspada, terutama jika sedang dalam perjalanan. Dia menegaskan bahwa tindak kriminal seperti begal bisa terjadi di mana saja dan mengancam siapa saja.

Sahroni pun menyarankan kepada masyarakat untuk tetap di rumah saja, tidak keluar kecuali dalam kebutuhan sangat mendesak.

“Kalau bisa di rumah saja dulu, tapi kalau memang ada keperluan mendesak hingga harus ke luar rumah, mohon untuk selalu waspada,” imbuhnya.

Sementara itu Kepolisian membentuk Satgas begal dan premanisme yang bertugas menindak pelaku kriminal jalanan yang marak terjadi selama masa darurat bencana Covid-19.

Satgas Begal dan Premanisme ini tersebar di masing-masing kepolisian daerah. (endra/fajar)

  • Dipublish : 23 April 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami