Ma’ruf Amin: Pemerintah Minta Maaf Belum Bisa Tuntaskan Wabah Covid-19

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

JAKARTA – Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin memohon maaf kepada masyarakat karena pemerintah hingga saat ini belum juga bisa menyelesaikan bencana nasional virus Korona jenis baru atau Covid-19. Ma’ruf Amin mengakui untuk menghilangkan wabah Covid-19 bukan suatu hal yang mudah.

“Kami pemerintah mohon maaf, karena memang bahaya belum hilang, bahaya Korona ini belum hilang. Karena di Indonesia ini, selain Korona memang virus yang sulit dihadapi, kita bangsa Indonesia memiliki jumlah penduduk yang besar dari negara-negara ASEAN lainnya. Wilayah kita sangat luas, dari Sabang sampai Merauke. Ini juga kesulitan tersendiri,” kata Maruf dalam video conference, Jumat (22/5).

Selain itu, Ma’ruf Amin menyesalkan masih banyak masyarakat yang belum disiplin menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Tidak menjaga jarak, tidak menggunakan masker, dan berada di keramaian banyak orang. Kendati demikian, Wapres mengharapkan tidak lama lagi Covid-19 akan segera hilang.

Di sisi lain, Ma’ruf Amin merasa prihatin atas kondisi saat ini. Karena umat Muslim merayakan Hari Raya Idul Fitri dalam suasana memprihatinkan, berbeda pada tahun-tahun yang lalu. “Karena memang hari raya kali ini juga dalam kesulitan ekonomi. Oleh karena itu kami mohon kita semua sabar dalam menghadapi situasi seperti ini,” harap Ma’ruf Amin.

Pemerintah dikatakannya telah berusaha membantu masyarakat dengan memberikan bantuan sosial berupa sembako. Saat ini, diakui Ma’ruf Amin, pemerintah tengah berjuang untuk memulihkan ekonomi akibat dampak dari wabah Covid-19.

“Dalam masalah ekonomi yang terdampak, pemerintah sedang memikirkan untuk bagaimana melakukan pengembalian, recovery, pemulihan ekonomi yang Insya Allah akan kembali digulirkan segera,” pungkasnya. (jp)

  • Dipublish : 23 Mei 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami