Masih Ada Kendala, Pemkot Makassar Belum Uji Coba Sekolah Tatap Muka Bulan Ini

ilustrasi sekolah tatap muka. (JawaPos.com)
ilustrasi sekolah tatap muka. (JawaPos.com)
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram

MAKASSAR – Rencana Pemerintah Kota Makassar menggelar uji coba sekolah tatap muka urung terealisasi. Beberapa kendala menjadi pertimbangan.

Sekretaris Dinas Pendidikan ( Disdik) Makassar, Amalia Malik mengatakan pesimis sekolah tatap muka bisa digelar. Selain harus berbenturan dengan PPDB, waktu libur juga akan menjadi kendala.

“Ini belum ada penyampaian dari pimpinan, apakah kita uji coba dulu, atau kita sudah laksanakan sesuai dengan juknis, di mana sekolah itu yang mengajukan kesiapan mereka, sehingga nanti daftar periksa akan turun kesekolah masing-masing kan begitu juknisnya,” ujarnya, Kamis (22/4/2021).

Untuk itu, pihaknya masih menunggu instruksi lanjut dari Wali Kota Makassar terkait perubahan rencana tersebut.

Sebelumnya, Pemkot Makassar rencananya mencoba membuka sekolah tatap muka bulan ini. Sistemnya akan padukan Luar Jaringan (Luring) dan Dalam Jaringan (Daring).

Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto mengatakan, sekolah tatap muka bakal dicoba di SMP terlebih dahulu. Pihaknya bakal menunjuk sekolah percontohan yang dianggap siap dari segi protokol kesehatan.

“Sekolah percontohan dulu. Baru sekali seminggu dievaluasi, baru kita dua kali seminggu. Tapi setengah setengah. Setengah kelas dulu semua jadi setengah kelasnya online. Di situ ditukar lagi, setengahnya offline, setengahnya online. Dicoba dulu 1 bulan ini,” ujar Danny.

Apalagi, kata Danny 5000 guru di Makassar telah menerima vaksin. Sehingga nanti bakal diidentifikasi guru yang mengajar dipastikan sudah divaksin sebelumnya.

“Makanya abis GeNose ini saya katakan sama Bu Nielma (Plt Kadis Pendidikan) jangan mi menunggu semua siap, yang sudah siap saja. 5000 guru kan sudah divaksin,” jelas Danny.

Setelah guru, anak sekolah yang akan menerima pembelajaran tatap muka di sekolah juga bakal divaksin secara bertahap.

“Terus anak-anak kita tes, baru kita kasih masuk sekolah dengan cara bertahap. Harus setelah tanggal 7 (April),” ungkap Danny. (ikbal/fajar)

  • Dipublish : 22 April 2021
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami