Medan Sulit, Evakuasi KRI Nanggala 402 Butuh Kerja Sama Internasional

Foto: Instagram marinir_laut
Foto: Instagram marinir_laut
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram

JaringanMedia.co.id – Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto memastikan, pihaknya akan berkoordinasi dengan International Submarine Escape and Rescue Liaison Office (ISMERLO), organisasi koordinasi internasional untuk operasi penyelamatan kapal selam, sebagai langkah evakuasi KRI Nanggala 402. Tim evakuasi telah menemukan bagian kapal selam KRI Nanggala 402 di kedalaman 838 meter.

“Rekan-rekan media sekalian, selanjutnya pemerintah Indonesia akan berkoordinasi dengan ISMERLO, International Submarine Escape and Rescue Liasion Office untuk mengupayakan langkah selanjutnya,” kata Hadi dalam konferensi pers, di Badung, Bali, Minggu (25/4).

Menurut dia, kerja sama internasional diperlukan untuk mengevakuasi KRI Nanggala 402. Tak dipungkiri, proses evakuasi KRI Nanggala cukup sulit, karena berada di kedalaman 838 meter.

“Hal ini diperlukan karena untuk mengevakuasi KRI Nanggala-402 tentunya diperlukan kerja sama internasional,” ujar Hadi.

Menurut Hadi, remotely operated vehicle (ROV) atau robot bawah air menangkap gambar KRI Nanggala-402 yang tenggelam di dasar laut. ROV melihat bagian-bagian kapal yang terbelah.

“Telah dikonfirmasi sebagian atau sebagai bagian dari KRI Nanggala-402, meliputi kemudi vertikal belakang, jangkar, bagian luar badan tekan, kemudian selang timbul, bagian kapal yang lain termasuk baju keselamatan awak kapal MK 11,” beber Hadi.

Hadi menuturkan, berdasarkan bukti-bukti yang ditemukan KRI Nanggala-402 telah tenggelam dan 53 awak di dalamnya telah gugur. “Dengan kesedihan yang mendalam, selaku Panglima TNI saya nyatakan bahwa 53 personel yang on board KRI Nanggala-402 telah gugur,” ungkap Hadi.

Pimpinan tertinggi prajurit TNI ini mengucapkan duka cita kepada keluarga prajurit TNI yang telah meninggal dunia. Dia mendoakan agar amal baik para prajurit yang gugur diterima Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

“Prajurit-prajurit terbaik Hiu Kencana telah gugur saat melaksanakan tugas di perairan utara Bali. Atas nama seluruh prajurit dan keluarga besar TNI, selaku Panglima TNI, saya sampaikan rasa duka cita yang sedalam-dalamnya kepada seluruh keluarga prajurit yang gugur. Semoga Tuhan Yang Maha Besar memberikan keikhlasan, kesabaran, dan ketabahan,” pungkas Hadi. (jm/jpg)

  • Dipublish : 26 April 2021
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami